UMI akan Produksi Tiga Film Pendek, Mahasiswa sebagai Pemeran

harianfajar
10 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR— Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) kini diajak masuk lebih jauh ke dunia kreatif melalui perfilman.

Langkah ini diwujudkan lewat kolaborasi kampus dengan sejumlah produser dan sutradara film dalam proyek bertajuk “Mahasiswa UMI Punya Cerita”.Seluruh pemeran dalam film ini berasal dari mahasiswa UMI.

Proses casting telah digelar di Auditorium Al-Jibra, Kampus UMI, Jalan Urip Sumoharjo, Selasa,03 Februari.Tiga film pendek akan diproduksi, semuanya mengangkat kisah yang dekat dengan kehidupan mahasiswa hari ini.

Bukan cerita heroik ala superhero kampus, film-film ini justru menggali sisi manusiawi mahasiswa—rapuh, ragu, jatuh, namun tetap bertahan.

Tema yang diangkat pun beragam, mulai dari depresi dan teknologi, perjuangan perempuan, hingga komedi bernuansa agama.

Sutradara film pendek UMI, Syahrir Arsyad Dini, menjelaskan bahwa ketiga film tersebut dirancang dengan pendekatan personal. Cerita dibangun dari kekuatan karakter mahasiswa, terutama ketahanan mental di tengah kehidupan yang serba instan.

“Anak-anak muda sekarang hidup di dunia yang terlalu mudah. Apa-apa cepat. Tapi justru di situ mental diuji. Film ini bicara soal itu,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Rere ini mengatakan jikasalah satu film secara khusus menyoroti relasi mahasiswa dengan teknologi. Cerita berangkat dari seseorang yang mengalami depresi, lalu berada di persimpangan antara menyalahgunakan teknologi atau memanfaatkannya secara bertanggung jawab.

“Lokasi pengambilan gambar selain di kampus dan laboratorium komputer, kami akan pakai juga rumah sakit Ibnu Sina hingga lanskap alam seperti sawah, kapal feri, dan wilayah Bone,” tuturnya.

Kata Rere, ketiga film dikemas dalam bentuk film pendek berdurasi empat hingga lima menit. Genre utamanya drama, dengan gaya realistis, dekat, dan personal. Dialog dibuat minimal, sementara ekspresi dan suasana menjadi kekuatan utama.

“Kami targetkan bakal tayang bulan ramadan atau Februari ini. Makanya setelah casting, kami langsung lakukan syuting,” tuturnya.

Setiap film diperkirakan memerlukan waktu produksi sekitar dua minggu sebelum berlanjut ke film berikutnya. “Untuk penayangan, seluruhnya akan dikelola oleh pihak UMI dan kemungkinan ditayangkan melalui kanal resmi seperti YouTube,” tuturnya.

Salah Satu Juri Casting yang juga Pemain Film, Arlita Reviola mengatakan jumlah pemain yang dilibatkan cukup banyak.

Makanya dalam proses casting betul-betul di cari yang cock pada karakter utama dan lainnya.Pasalnya kata dia, ada adegan Kuliah Kerja Nyata (KKN), koas di rumah sakit, hingga kecelakaan lalu lintas yang membutuhkan figuran dalam jumlah besar.

“Sebetulnya kalau pemeran utama, karakter menjadi kunci. Bukan soal tampang atau popularitas, melainkan kemampuan menghadirkan emosi yang jujur,” tuturnya.(wis)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gol Troy Parrott antar AZ ke semifinal Piala Belanda
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Harga Emas UBS-Galeri24 di Pegadaian Hari Ini Turun Lagi, Ada yang Jadi Rp2.948.000 Per Gram
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Polresta Malang Kota Perketat Ramp Check Bus Jelang Ramadan dan Idulfitri
• 16 jam lalutvrinews.com
thumb
BMKG: Tiga Bibit Siklon Picu Peningkatan Hujan Hari Ini, Cek Wilayah Terdampak
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Isi Pertemuan Presiden AS Trump dan Presiden Kolombia Petro, Kesepakatan Berantas Narkoba?
• 9 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.