JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi I DPR Fraksi PDI-P Mayjen (Purn) Tubagus Hasanuddin mewanti-wanti program 4.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi Komponen Cadangan (Komcad) jangan sampai mengaburkan netralitas ASN.
TB Hasanuddin menegaskan, program yang digagas Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin ini tidak boleh menggeser fungsi ASN sebagai pelayan publik.
"Pelatihan tidak boleh mengaburkan netralitas ASN. Program ini tidak boleh menggeser fungsi ASN sebagai pelayan publik sehingga membentuk karakter birokrasi yang kaku atau terlalu militeristik. Selain itu, perlu dipastikan bahwa penggunaan anggaran yang besar tidak tumpang tindih dengan prioritas nasional lainnya," ujar Tb Hasanuddin kepada Kompas.com, Rabu (4/2/2026).
Baca juga: 4.000 ASN Akan Jadi Komcad, Anggota DPR: Jangan Sampai Ganggu Pelayanan Publik
Tb Hasanuddin memaparkan, Komcad merupakan program yang bersifat sukarela, sebagaimana diatur dalam Pasal 28 Undang-Undang Pengelolaan Sumber Daya Nasional (UU PSDN), dan bukan bersifat wajib.
Selama 4.000 ASN yang dilibatkan mendaftar atas kehendak sendiri, bukan karena paksaan atau penugasan tanpa pilihan, maka program ini tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku.
"Kepastian atas jaminan hak peserta program sebagaimana diatur dalam Pasal 42 dan 43 UU PSDN perlu ditegaskan. Harus ada jaminan terhadap status kepegawaian ASN, sehingga keikutsertaan dalam program ini tidak berakibat pada pemberhentian, mutasi, maupun penundaan promosi," jelasnya.
Baca juga: Menhan Pastikan 4.000 ASN akan Menjadi Komcad
Tb Hasanuddin juga mengingatkan perlu adanya kepastian terkait pemenuhan hak keuangan peserta selama menjalani program.
Menhan pastikan 4.000 ASN di Jakarta jadi KomcadSebelumnya, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memastikan 4.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) kementerian dan lembaga di Jakarta akan menjadi Komponen Cadangan (Komcad).
"Semester pertama 2026 ASN sudah mulai kita latih dan untuk semester pertama ini kita pusatkan di kementerian di Jakarta, kurang lebih 4.000 orang," kata Sjafrie, dikutip dari ANTARA, Senin (2/2/2026).Baca juga: Datangi Menhan Sjafrie, PKS Ingin Kader Dilatih Jadi Komcad
Sjafrie menjelaskan, para ASN diikutsertakan menjadi komcad guna menumbuhkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air dalam mengabdi kepada negara.
Para ASN yang berusia 18 sampai 35 tahun diikutsertakan dalam berbagai pelatihan dasar militer.
Setelah rangkaian pelatihan dasar selesai, para ASN tersebut akan dipulangkan ke instansi dan lembaga masing-masing untuk melanjutkan pengabdian.
Sjafrie melanjutkan, pelatihan tersebut akan dilakukan secara bertahap.
"Kita bagi setiap triwulan sehingga nanti pada saat semester pertama kita sudah mempunyai komponen cadangan cukup besar. Itulah proyeksi bagaimana negara harus mempertahankan dirinya," kata Sjafrie.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




