Kontroversi Open to Work, Prilly Latuconsina Minta Maaf dan Beri Klarifikasi

grid.id
1 jam lalu
Cover Berita
Grid.ID - Prilly Latuconsina meminta maaf secara terbuka setelah tindakannya menuai beragam reaksi dari publik. Ia mengakui banyak pihak merasa tersinggung dan kecewa atas langkah yang diambilnya.

Permasalahan ini bermula ketika Prilly membuka fitur Open to Work di akun LinkedIn miliknya. Fitur ini menandakan seseorang tengah mencari peluang kerja baru.

Banyak netizen mempertanyakan keputusan Prilly. Pasalnya, kariernya sudah sukses dan langkah ini dianggap tidak relevan.Niat Prilly membuka fitur Open to Work disebut karena keinginannya untuk mencoba hal baru. Namun, respons publik justru berujung pada anggapan bahwa langkah tersebut hanya bersifat pencitraan atau iklan.

Respons publik pun beragam. Beberapa menilai tindakan Prilly terkesan tidak sensitif, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang sulit dan maraknya pemutusan hubungan kerja.

Prilly akhirnya memberikan klarifikasi. Ia menyampaikannya melalui akun Instagram pribadinya, @prillylatuconsina96.

"Hai semuanya, aku paham kalau situasi ini memunculkan banyak reaksi dan emosi. Aku juga mengerti kenapa sebagian dari kalian merasa marah, kecewa, atau enggak nyaman," ujarnya.

Ia melanjutkan dengan penjelasan niat baik di balik klarifikasinya. Prilly berharap semua pihak dapat memahami maksudnya dengan itikad baik.

"Untuk itu aku ingin menyampaikan klarifikasi ini dengan itikad baik, sebagai bentuk tangung jawab ku dalam berkomunikasi," katanya.

"Pertama-tama aku minta maaf dengan tulus kalau apa yang terjadi telah menimbulkan rasa gak nyaman atau kesalahapahaman. Ini sama sekali bukan hal yang ingin aku ciptakan," ungkapnya.

Ia menegaskan empati dan kesadarannya. Prilly menyadari posisi dan pengalaman hidupnya berbeda dengan orang lain.

"Aku ingin menegaskan bahwa sejak awal aku tidak pernah berniat untuk bersikap tidak sensitif apalagi tidak empati terhadap situasi yang sedang banyak dihadapi orang-orang saat ini," tegasnya.

 

"Aku sadar posisi ku dan pengalaman hidupku tidak sama dengan semua orang. Dan aku mengerti kenapa hal ini bisa terasa menyakitkan bagi sebagian pihak," lanjutnya.

Wanita berusia 29 tahun ini juga menjelaskan alasan penggunaan fitur Open to Work. Ia menekankan niatnya untuk belajar dan membuka peluang baru, bukan merugikan pihak lain.

"Terkait penggunaan fitur Open to Work, aku ingin menggunakannya sebagai cara untuk membuka peluang kolaborasi lintas industri dan memperluas di jaring profesional terutama di bidang atau ruang yang sebelumnya belum pernah aku coba," jelasnya.

"Ini bukan dimaksudkan untuk mengambil kesempatan siapapun, melainkan sebagai bagian dari proses belajarku dan upayaku untuk terus bertumbuh," lanjut Prilly.

Ia juga menyinggung akun LinkedIn miliknya yang sempat hilang. Hal ini terjadi di luar kendalinya karena lonjakan aktivitas yang tinggi.

"Soal akun LinkedIn yang sempat hilang, aku juga ingin menyampaikan dan menjelaskan secara terbuka bahwa hal tersebut diluar kendaliku. Karena saat itu akun ku mengalami lonjakkan aktivitas yang sangat tinggi dan akhirnya sampai saat ini belum bisa dibuka dan sekarang dalam proses pemulihan," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa komitmennya tetap sama. Prilly ingin kegiatan dan kerja samanya terus memberikan dampak positif bagi banyak orang.

"Kedepannya aku tetap berkomutmen untuk menjalankan dan melanjutkan kerjasama, serta kegiatan yang memberikan dampak positif bagi banyaj orang. Dan komitmen ini akan terus jadi priorotas utamaku," ujarnya.

"Sekali lagi aku ingin minta maaf karena telah menimbulkan situasi yang tidak nyaman bagi teman-teman semua. Terima kasih untuk kalian semua atas masukkan, perhatian dan pengertiannya," tutupnya.(*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Surabaya Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir, Berikut Prakiraan Cuaca Jatim Hari ini
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
73 Nama Bayi Bulan Februari untuk Perempuan dan Laki-Laki, Penuh Cinta!
• 22 jam lalutheasianparent.com
thumb
Sido Muncul Gelar Operasi Katarak Gratis di RS Maranatha Kabupaten Bandung
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Bawaslu Diusulkan Dibubarkan, Akademisi UI Kritik Mekanisme Pemilu
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
Lambung Pria Ini Pecah setelah Minum Koktail Dicampur Nitrogen Cair
• 50 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.