Kapal pengangkut limbah kandas di perairan Pulau Tangga Seribu, Batam, Kepulauan Riau. Akibat kejadian tersebut, tumpahan minyak hitam yang diangkut mencemari perairan sekitar pulau tersebut, dan dikhawatirkan merusak ekosistem laut.
Kapal LCT Mutiara Garlib Samudera berbendera Indonesia yang mengangkut limbah berbahaya dan beracun ini kadas setelah dihantam cuaca buruk di perairan Pulau Tangga Seribu, Batam, Kepulauan Riau. Kondisi kapal yang miring mengakibatkan muatan limbah tumpah ke laut.
Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam, Takwim Masuku menyatakan, kandasnya kapal karena cuaca buruk.
“Karena cuaca buruk sehingga kapal miring, nakhoda mengambil langkah penyelamatan untuk mengkandaskan kapal ke tempat yang lebih dangkal untuk meminimalisir potensi terjadinya korban jiwa dan sebagainya.” kata Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam, Takwim Masuku, dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime, Metro TV, Rabu, 4 Februari 2026.
Baca juga: Gelombang Tinggi Ancam Perairan Sumut hingga 5 Februari
Kapal diketahui mengangkut limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) hasil tank cleaning kapal di perairan ship to shio berupa sekita 100 ton oil water, dan 200 ton lumpur limbah.
Enam kru kapal berhasil diselamatkan petugas, namun penanganan tumpaha limbah B3 masih dilakukan oleh petugas gabungan, terutama yang menjaga laut dari pencemaran limbah yang tumpah.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5307861/original/026520700_1754487526-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15.jpeg)


