Barang Bukti Diamankan Bareskrim Saat Geledah Shinhan Sekuritas, Usut Manipulasi IPO Saham PIPA, Tetapkan Tiga Tersangka

disway.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menggeledah kantor PT Shinhan Sekuritas terkait penyidikan dugaan manipulasi proses penawaran umum perdana (IPO) saham PT Multi Makmur Lemindo (MML) Tbk dengan kode saham PIPA.

Penggeledahan dilakukan untuk mendalami peran pihak-pihak yang terlibat dalam praktik rekayasa IPO tersebut.

Kantor PT Shinhan Sekuritas yang digeledah berada di lantai 50 Lot 9, Equity Tower, kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2026).

Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan pengungkapan perkara ini merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dengan tiga terpidana.

BACA JUGA:84 Penerima Beasiswa Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal Terbang ke Mesir, Ini Pesan Menag

BACA JUGA:Epson Lifestudio: Proyektor Portabel Baru Penunjang Gaya Hidup Masa Kini

"Mereka berinisial MBP, mantan Kepala Unit Evaluasi dan Pemantauan Perusahaan Tercatat 2 Divisi PPI PT BEI, serta Saudara J selaku Direktur PT MML, yang telah diputus bersalah atas perdagangan efek dengan pernyataan tidak benar mengenai fakta material," katanya kepada awak media, Rabu 4 Februari 2026.

Diungkapkannya, para pelaku membuat pernyataan menyesatkan tentang kondisi perusahaan untuk mempengaruhi investor ritel agar membeli saham.

"Agar pernyataan yang dibuat menyesatkan mengenai keadaan yang terjadi pada saat pernyataan itu dibuat, dengan maksud menguntungkan diri sendiri dan mempengaruhi pihak lain untuk membeli efek," ungkapnya.

Dalam modusnya, para terpidana menggunakan jasa advisory dari PT MBP, perusahaan konsultan milik salah satu pegawai PT BEI, guna merekayasa data perusahaan agar tampak layak IPO.

BACA JUGA:Toturial Klaim Saldo DANA Gratis Rp153.000 ke Dompet Digital Pagi Ini, Pakai Aplikasi Penghasil Uang Nyata 2026

BACA JUGA:Jadwal BATC 2026 Putri Indonesia vs Hong Kong Hari Ini, Live di TV?

Dari hasil pengembangan perkara inkracht tersebut, penyidik kemudian menetapkan tiga tersangka baru, yakni BH (eks Staf Unit Evaluasi dan Pemantauan Perusahaan Tercatat 2 Divisi PP3 PT BEI), DA (financial advisor), dan RE (Project Manager PT MML dalam rangka IPO).

"Penyidik telah menetapkan tiga tersangka baru dalam perkara a quo yang merupakan pengembangan dari penyidikan terhadap perkara yang sudah inkracht sebelumnya," ucapnya.

Penyidik menemukan adanya manipulasi aset perusahaan yang dilakukan para tersangka agar PT MML dengan kode saham PIPA bisa melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ups! Dikira Tempat Makan, Turis di Thailand Malah Mengunjungi Upacara Pemakaman
• 27 menit lalukumparan.com
thumb
Persis Solo Datangkan Pemain Asing Dimitri Lima, Misi Keluar dari Zona Degradasi
• 21 jam lalugenpi.co
thumb
Tetapkan 8 Poin Reformasi Polri, Benarkah DPR Ingin Mempertahankan Status Quo?   
• 19 jam lalukompas.id
thumb
Densus 88 Sebut Siswa SMP Pelempar Molotov di Kalbar Korban "Bullying"
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Rekomendasi HP Rp1 Jutaan Terbaik Awal 2026: Persaingan Fitur di Tengah Kenaikan Harga Chip
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.