Aset Ridwan Kamil Banyak Tidak Masuk LHKPN, KPK Ibaratkan Kepingan Puzzle

merahputih.com
2 jam lalu
Cover Berita

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengusut asal-usul sejumlah aset milik mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil (RK), yang diduga belum tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

“Ada sejumlah aset milik Pak RK yang belum dilaporkan dalam LHKPN. Itu kami dalami mengapa belum dimasukkan dan asal-usul aset itu dari mana,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada media di Jakarta, Rabu (4/2).

Baca juga:

KPK Dalami Aktivitas Ridwan Kamil di Luar Negeri hingga Penukaran Mata Uang Asing Miliaran Rupiah

Aset Tersebar dari Bali hingga Seoul

Menurut dia, penelusuran ini berkaitan dengan temuan penyidikan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB, yang diduga turut menyeret mantan orang nomor satu di Pemprov Jabar itu.

“Ini nanti dicocokkan puzzle-nya. Perolehan asetnya kapan, sumber uangnya dari mana, apakah berkaitan dengan perkara BJB atau tidak, itu yang kami cek,” tandas Jubir KPK itu

Sebelumnya, KPK mengungkap sejumlah aset tidak bergerak milik Ridwan Kamil tersebar di berbagai wilayah, termasuk sebuah kafe di Bandung dan Seoul, Korea Selatan, serta aset di Bali.

Baca juga:

KPK Kuliti Aset Ridwan Kamil, Selaras tidak dengan LHKPN dan Sumber Pendapatan

Ridwan Kamil Diperiksa 5 Jam

Ridwan Kamil telah diperiksa KPK pada 2 Desember 2025 selama lebih dari lima jam. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami aliran dana nonbujeter yang dikelola Divisi Corporate Secretary Bank BJB.

Dalam keterangannya, Ridwan Kamil membantah menerima aliran dana dari kasus tersebut dan menegaskan tidak mengetahui proses pengadaan iklan di Bank BJB.

Kala itu, Ridwan Kamil diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas lima tersangka yang telah ditetapkan KPK. Perkiraan kerugian negara akibat perkara pengadaan iklan tersebut mencapai Rp 222 miliar. (Pon)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ariya EV 2026: Mobil Listrik Nissan dengan Antarmuka Google Built-in
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Feeling Eks Pejabat Era Nadiem Tak Enak soal Chromebook: Bisa Kena Gulung
• 15 jam laludetik.com
thumb
Valuasi Saham MSCI Indonesia Terdiskon, Mana yang Menarik Dilirik?
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Kalender Maret 2026: Nyepi dan Lebaran Hadirkan Libur 7 Hari Beruntun
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
KPK dalami komunikasi dari Bank BJB ke Ridwan Kamil pada kasus iklan
• 2 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.