Prabowo Serukan "Gentengisasi", Pramono Klaim Bangunan Jakarta Minim Pakai Seng

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, penggunaan seng pada atap bangunan-bangunan Jakarta tidak terlalu banyak.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait program "gentengisasi".

Pramono menyebut, arahan Presiden sejalan dengan rencana Pemprov DKI memperbaiki kualitas rumah dan lingkungan di Jakarta.

“DKI Jakarta akan menindaklanjuti apa yang menjadi arahan Bapak Presiden. Karena memang bagi Jakarta juga lebih baiklah. Dan memang di Jakarta yang memanfaatkan seng itu sebenarnya tidak terlalu banyak,” ucap Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Ke depan, kata Pramono, rumah susun dan rumah baru yang dibangun oleh Pemprov DKI Jakarta tidak akan lagi menggunakan atap seng.

Namun, Pramono tidak memerinci apakah rumah-rumah warga yang telanjur menggunakan seng akan diganti atau tidak.

“Saya akan memerintahkan untuk rumah-rumah susun baru atau rumah-rumah baru yang dibangun oleh Pemerintah DKI Jakarta udah nggak boleh lagi pakai seng,” ucap Pramono.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah arahan kepada para kepala daerah, salah satunya terkait gagasan proyek "gentengisasi".

Prabowo menyoroti masih banyaknya rumah, terutama di kawasan perdesaan, yang menggunakan atap seng.

Menurut dia, kondisi tersebut perlu diubah dengan mendorong penggunaan genteng sebagai atap rumah di seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga: Pramono Larang Rusun dan Rumah Baru di Jakarta Pakai Seng

Program ini menjadi bagian dari Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk dalam upaya pembersihan lingkungan dari sampah.

“Saya lihat saudara-saudara semua kota, hampir semua desa kira. Maaf ya banyak genteng dari seng," kata Prabowo dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Sentul, Bogor, yang disiarkan live, Senin (2/2/2026).

"Ini panas untuk penghuni, juga berkarat. Jadi tidak mungkin genteng dari seng. Saya tidak tahu industri alumunium dari mana,” tegasnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia menegaskan keinginannya agar seluruh rumah di Indonesia menggunakan atap genteng melalui sebuah gerakan nasional.

“Saya ingin semua atap (rumah) di Indonesia pakai genteng ya. Gerakannya adalah gerakan proyek gentengisasi,” lanjut Prabowo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Riset BRIN: Tanah Jakarta Turun Lebih dari 10 Sentimeter per Tahun
• 37 menit laluliputan6.com
thumb
Tarif Parkir Piala Dunia LA Tembus $300
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
PTPN IV PalmCo Raup USD 10.5 Juta dari Penjualan CPO Bersertifikasi RSPO
• 7 jam laludisway.id
thumb
Prakiraan Cuaca Aceh Rabu, 4 Februari 2026: Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang
• 22 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Program Gentengisasi Prabowo Bakalan Bikin Pengusaha Panen Cuan, Mensesneg: Dimulai Tahun Ini
• 9 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.