MAKASSAR, FAJAR – Belum ada nama pasti. Pengganti antar waktu (PAW) Rusdi Masse (RMS) masih dibahas.
SEJAK memilih bergabung ke ke PSI, kursi RMS di DPR RI masih kosong. Nasdem belum mendorong nama yang akan mengisi kekosongan itu. Nasdem Sulsel masih mengoordinasikannya dengan DPP Nasdem.
“Masih dikoordinasikan dengan DPP soal ini,” tutur Sekretaris DPW Nasdem Sulsel Andi Rachmatika Dewi kepada FAJAR, Selasa, 3 Februari 2026.
Hingga kini belum ada keputusan terkait siapa yang akan menggantikan RMS. Menurutnya, proses PAW tidak bisa diputuskan secara sepihak di tingkat daerah. DPW hanya berfungsi mengusulkan dan menyampaikan kondisi faktual di daerah.
Keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan DPP sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kewenangan PAW itu ada di DPP. Jadi kami di daerah tentu menunggu arahan dan keputusan resmi dari pusat. Kalau sudah ada keputusan, pasti akan kami sampaikan,” ujar Ketua DPRD Sulsel itu.
Sikap KPU
Ketua KPU Sulsel Hasbullah mengatakan untuk PAW anggota DPR RI berada di tangan KPU RI. Pihaknya tak memiliki wewenang memprosesnya. “Ini adalah ranah mereka (KPU RI) karena tingkat pusat,” ucapnya singkat.
Saat ini, ada dua nama yang menguat, yakni Putri Dakka dan Hayarna Basmin. Sebelumnya, sosok Andi Aslam Patonangi menjadi calon kuat pengganti RMS di Senayan, namun mantan bupati Pinrang itu memilih meninggalkan partai bentukan Surya Paloh itu.
Diketahui, RMS meninggalkan jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang membidangi hukum dan HAM.
Peluang yang terbuka bagi Hayarna Basmin yang meraih 20.453 suara sah pada Pileg 2024 lalu.
Hayarna merupakan istri mantan Bupati Luwu, Basmin Mattayang. Sebelum maju di DPR RI, ia dua priode menjadi ketua tim penggerak PKK Kabupaten Luwu, mengawal Basmin Mattayang.
Ada pula nama Putri Dakka yang perolehan suaranya berada di bawah RMS. Hanya, pada Pilkada Palopo 2024, dia berseberangan dengan usungan Nasdem dan memilih menjadi lawan, diusung oleh PDIP. Namun, Putri Dakka mengeklaim tidak pernah mundur atau dipecat sebagai kader Nasdem. (ams-edo/zuk)
Mengukur Peluang
Hasil Pileg 2024
-Nasdem meraih 2 kursi di Sulsel III
-Kursi I: RMS (161.301 suara)
-Kursi II: Eva Stevany Rataba (73.910 suara)
Peraih Suara Terbanyak
–Putri Dakka: 53.700 suara
–Aslam Patonangi: 43.580 suara
–Hayarna Basmin: 29.162 suara
Problem
Putri Dakka
-Secara suara, berhak duduk sebagai PAW RMS
-Namun,terkendala di loyalitas
-Dia berseberangan dengan usungan Nasdem pada Pilkada Palopo 2024
-Putri Dakka maju sebagai lawan usungan Nasdem
-Sama-sama tidak menang
Aslam Patonangi
-Jika Putri Dakka TMS, mestinya dia yang berhak
-Sayang, dia lebih dahulu mundur dari Nasdem
-Alasannya fokus ke keluarga
-Aslam adalah pensiunan ASN dan eks bupati
Hayarna Basmin
-Jika dua nama (Putri Dakka dan Aslam) TMS, dia berhak
-Hanya, dia terkendala jumlah suara
-Namun, peluangnya besar jika Putri Dakka tak dapat restu PAW
-Hayarna merupakan istri eks Bupati Luwu, Basmin Mattayang

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492452/original/058342800_1770174854-1000262361.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5307862/original/009171400_1754487646-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15-2.jpeg)
