Hujan 15 menit sebabkan banjir 50 cm di Jalan DI Panjaitan Jatinegara

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta Timur selama sekitar 15 menit menyebabkan banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter (cm) di Jalan DI Panjaitan, Jatinegara.

"Banjir untuk siang hari ini, usai hujan di Jalan DI Panjaitan kisaran tinggi air mencapai 40-60 sentimeter," kata Wakasat Lantas Jakarta Timur Kompol Sunaryo di Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu.

Sunaryo menyebut, air mulai naik sejak pukul 11.00 WIB dan hingga siang ini belum menunjukkan tanda-tanda surut.

Kondisi tersebut cukup mengganggu aktivitas pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua dan kendaraan kecil.

"Banjir mulai naik sekitar pukul 11.00 WIB, sampai sekarang masih bertahan ketinggian airnya," ujar Sunaryo.

Baca juga: Wali Kota Jakbar kerahkan jajaran untuk bersihkan sampah pascabanjir

Akibat banjir tersebut, petugas terpaksa melakukan pengaturan lalu lintas secara manual.

Saat ini, hanya satu lajur yang masih dapat dilalui kendaraan, sehingga terjadi antrean panjang di sejumlah titik.

Untuk mengurai kemacetan, petugas memberlakukan pengalihan arus bagi pengendara yang melintas dari arah Cawang dan UKI.

Pengendara diarahkan untuk berbelok ke kiri menuju Jalan Otista Raya sebagai jalur alternatif.

"Kami menganjurkan pengguna jalan dari arah Cawang dan UKI untuk belok ke kiri menuju Jalan Otista Raya," jelas Sunaryo.

Baca juga: Modifikasi cuaca di Jakarta masih berlanjut untuk hadapi cuaca ekstrem

Terkait penyebab banjir, kata Sunaryo kawasan tersebut memiliki kontur tanah yang relatif rendah.

Ketika hujan dengan intensitas tinggi turun, air dengan cepat menggenangi badan jalan.

Selain itu, keberadaan proyek di sekitar lokasi juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kondisi drainase.

"Di sini memang datarannya cukup rendah. Kalau hujan deras, langsung terjadi genangan. Di lokasi juga ada proyek, salah satunya bertujuan untuk penyedotan air saat banjir. Mudah-mudahan setelah proyek selesai, banjir tidak terjadi lagi," ucap Sunaryo.

Hingga siang hari, proses penyedotan air belum dilakukan karena petugas dan peralatan belum tiba di lokasi sehingga membuat air masih bertahan dan belum bisa diatasi secara maksimal.

Baca juga: Pentingnya embung dan saringan sampah untuk atasi banjir di Ciracas

"Untuk penyedotan belum, belum datang," ucap Sunaryo.

Meski demikian, aparat tetap bersiaga di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas dan membantu pengendara yang melintas.

Petugas terus melakukan pemantauan guna mengantisipasi kemungkinan banjir semakin tinggi jika hujan kembali turun.

Sunaryo mengimbau, masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut serta mematuhi arahan petugas.

Pengendara juga disarankan untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan dan risiko mogok akibat banjir.

Baca juga: Banjir di Jakarta telah surut


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sementara Rasa Permanen, Carrick Bikin Manchester United Lupa Cari Pelatih Baru
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
BEI Bentuk Tim Khusus Bantu Emiten Persiapkan Aturan Free Float 15 Persen
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Virus Nipah Rentan Menular dari Kelelawar, Dinkes DKI Jakarta Imbau Tak Konsumsi Buah Terbuka
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Bersih-Bersih Teluk Kendari, Bangkai Kapal Terbengkalai Diangkat
• 6 jam laludetik.com
thumb
Basarnas Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Pasirlangu
• 20 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.