Jakarta, CNBC Indonesia - Beberapa saat lalu, Samsung memperkenalkan terobosan HP lipat terbaru yang bisa dilipat tiga. Dinamai Galaxy Z TriFold, HP ini menawarkan pengalaman hibrida sebagai tablet dan ponsel sekaligus dalam satu perangkat.
HP lipat tiga sejatinya bukan hal baru di industri smartphone. Sebelumnya, Huawei juga sudah memperkenalkan inovasi serupa lewat model Mate XT. Bedanya, Galaxy Z TriFold dibuka-tutup dengan mekanisme lipatan ke dalam, sementara Mate XT menggunakan skema zigzag.
CNBC Indonesia berkesempatan menjajal langsung Galaxy Z TriFold beberapa saat lalu. Menurut kami, skema buka-tutup ke dalam lebih aman, sebab tidak ada sudut lipatan layar yang terekspos di bagian luar.
Terlepas dari 'wah'-nya perangkat tersebut, ada satu hal yang menjadi tantangan untuk HP lipat tiga di pasaran saat ini. Tak lain adalah harganya yang dibanderol sangat mahal, mencapai US$2.900 atau setara Rp48,6 jutaan di Amerika Serikat (AS).
Sebagai catatan, Galaxy Z TriFold belum tersedia di Indonesia, sementara Mate XT sudah bisa dibeli dengan harga Rp52 jutaan.
Galaxy Z TriFold sudah tersedia di pasar AS pada 30 Januari 2026. Tak disangka, HP super mahal tersebut malah laku keras dan langsung ludes terjual dalam hitungan menit, dikutip dari CNET, Rabu (4/2/2026).
Saat tim CNET membuka situs resmi Samsung di AS, disebutkan bahwa perangkat tersebut sudah kehabisan stok dan akan tersedia lagi dalam waktu dekat. Perlu dicatat, tidak diketahui berapa unit Galaxy Z TriFold yang disediakan Samsung pada penjualan awalnya di AS.
- 2 Raja HP Dunia Bersaing Keras, Oppo Tertinggal Paling Buncit
- Apple Siapkan Produk iPhone Baru, Makin Mirip HP Samsung
"Jika kita lihat pasar HP lipat secara menyeluruh hingga saat ini, kategorinya masih terhitung niche. Namun, dengan penjualan Galaxy Z TriFold menunjukkan Samsung memiliki perangkat paling 'seksi' yang tersedia di AS saat ini," kata kepala analis dan CMO di CCS Insight, Ben Wood, kepada CNET.
Spesifikasi Samsung Galaxy Z TriFoldBahasa desain Galaxy Z TriFold dalam keadaan tertutup kurang lebih serupa dengan Galaxy Z Fold 7. Layar depan (cover screen) sama-sama berukuran 6,5-inci.
Namun, saat dibuka akan terbentang layar serupa tablet berukuran 10 inci. Keduanya telah mendukung refresh rate 120 Hz, pada bagian depan bisa mencapai tingkat kecerahan maksimum 2600 nits, sementara layar utama di dalam mentok di 1600 nits.
Samsung menggunakan material fiber glass composite di bagian body belakangnya. Samsung kembali menghadirkan perangkat yang tipis melalui Galaxy Z TriFold dengan ketebalan hanya 3,9 mm dan berat 309 gram.
Saat dijajal, kami cukup nyaman menggenggam Samsung Galaxy Z TriFold dengan satu tangan karena tidak terasa berat. Bagian belakang ponsel juga tidak licin, namun masih meninggalkan sedikit bekas sidik jari.
Saat dilipat pun, ketebalan Galaxy Z TriFold tak jauh berbeda jauh dengan Galaxy Z Fold7. Galaxy Z TriFold memiliki tebal saat dilipat 12,9 mm, sementara Fold 7 berukuran 8,9 mm.
Dengan ketebalan tersebut, tak begitu mengganggu untuk kami. Bahkan Galaxy Z TriFold masih bisa dimasukkan ke kantong celana seperti ponsel kebanyakan saat ini.
Soal kamera juga masih serupa dengan Galaxy Z Fold 7 dengan kamera utama 200MP (wide-angle), kamera 12MP (ultrawide), dan kamera 10MP (telefoto). Kamera depannya mengandalkan sensor beresolusi 10MP, sementara kamera depan untuk layar dalam juga sama 10MP.
Berikut beberapa highlight spesifikasi Galaxy Z TriFold:
• Layar: 6,5 inci (depan), 10 inci (dalam); refresh rate 120 Hz dengan Dynamic Amoled 2X
• Dimensi: 159.2 x 75.0 x 12.9 mm (terlipat), 159.2 x 214.1 x 3.9 mm (saat dibuka)
• Berat: 309 gram
• Kamera Belakang: 12 MP (ultrawide) + 200 MP (wide-angle) + 10 MP (telephoto)
• Kamera Depan: 10 MP (kamera selfie, di layar depan), 10 MP (kamera utama, bagian dalam)
• Prosesor: Snapdragon 8 Elite Mobile Platform for Galaxy
• Baterai: 5.600 mAh, super-fast charging 2.0 sebesar 45 W
Belum jelas kapan HP inovatif ini akan turut tersedia di Tanah Air. Kita tunggu saja!
(fab/fab)

