Kuasa Hukum Ungkap Kondisi Anak Inara Rusli, Batuk Selama Sebulan hingga Kesehatan Psikis Menurun

grid.id
2 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Perseteruan antara Inara Rusli dan mantan suaminya Virgoun kembali memanas. Kali ini keduanya kembali berseteru usai Virgoun diduga mengambil paksa anak-anaknya termasuk Starla dari Inara Rusli.

Kuasa hukum Inara Rusli, Herlina, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan sejumlah kondisi yang dinilai mengkhawatirkan terkait keberadaan anak-anak saat bersama Virgoun. Hal tersebut disampaikan Herlina saat ditemui di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (4/2/2026).

Ia menyebutkan bahwa berdasarkan pengakuan anak-anak serta kesaksian para pengasuh, terdapat pola pengasuhan yang dinilai tidak sesuai dengan kepentingan terbaik anak. Dalam hal ini adalah pemberian akses internet tanpa batas.

"Berdasarkan pengakuan dari anak-anak dan kesaksian orang-orang yang mengasuh anak-anak bahwa mereka diberikan akses internet tanpa batas," ujar Herlina di kawasan Cipete, Jakarta Selatan pada Rabu (4/2/2026).

Selain itu, anak-anak Inara disebut kondisi kesehatannya menurun. Disebutkan bahwa anak-anak Inara dan Virgoun sudah batuk-batuk selama hampir satu bulan yang diduga kuat disebabkan oleh lingkungan tempat tinggal yang tidak sehat.

"Dan juga anak-anak sudah batuk selama hampir sebulan dan tidak sembuh-sembuh dikarenakan terpapar asap rokok dari orang-orang yang berada di rumah tersebut yang hampir semuanya itu merokok aktif," ujarnya.

Masalah ini tidak berhenti pada aspek fisik semata. Berdasarkan hasil pemeriksaan psikologis, kondisi mental anak-anak juga disebut mengalami penurunan.

Herlina menyampaikan bahwa laporan perkembangan dari psikotes psikolog anak menunjukkan adanya dampak signifikan terhadap kesehatan psikis mereka. Hal ini diperparah oleh beredarnya berita hoaks dan ujaran kebencian yang menyerang Inara Rusli di media, yang disebut-sebut disampaikan oleh Eva Manurung dan hingga kini masih meninggalkan jejak digital.

"Berdasarkan laporan perkembangan hasil psikotes psikolog anak, pengakuan anak-anak tersebut di atas dan berita hoaks dan hate speech terhadap Inara yang disampaikan oleh Ibu Eva Manurung di media hingga saat ini jejak digital masih tersebar," katanya.

Akibatnya, kondisi psikis dan kesehatan anak-anak Inara dan Virgoun pun menurun.

"Mengakibatkan anak-anak mengalami penurunan kondisi psikis dan kesehatan secara signifikan," ungkapnya.

 

Pihak Inara Rusli pun disebut telah berupaya menyelesaikan persoalan ini secara baik-baik. Inara disebut telah melakukan berbagai langkah persuasif demi kepentingan anak-anak. Mulai dari komunikasi melalui pesan WhatsApp, pertemuan langsung dengan Virgoun, hingga meminta bantuan Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) untuk memediasi permasalahan hak asuh tersebut.

"Bahwa Inara sudah melakukan upaya persuasif melalui chat WA (WhatsApp), menemui secara langsung, dan bahkan meminta Komnas Perlindungan Anak untuk mediasi dengan saudara Virgoun perihal anak-anak, namun hasilnya semuanya nihil," kata Herlina.

Karena upaya damai tak membuahkan hasil, pihak Inara pun memutuskan untuk mengambil langkah hukum yang lebih tegas. Herlina menegaskan bahwa tindakan ini dilakukan semata-mata demi kepentingan dan keselamatan anak-anak, sekaligus untuk menegakkan putusan hukum yang telah berkekuatan tetap.

"Maka demi hukum dan demi kebaikan anak-anak tersebut, kami selaku kuasa hukum akan melanjutkan dan bertindak tegas melanjutkan langkah-langkah hukum berikutnya untuk bisa merealisasikan putusan dari Mahkamah Agung, yaitu bahwa hak asuh anak-anak masih secara de facto masih berada di dalam asuhan Ibu Inara," ujar Herlina. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Megawati di Abu Dhabi Soroti Peran Ganda Perempuan dan Dukungan Negara
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Pastikan Hak Jemaah Terlindungi
• 22 jam laludisway.id
thumb
Golkar Masih Seleksi Calon Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pengganti Sari Yuliati
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Pemerintah Identifikasi 15 PLTU Beremisi Tinggi, Kajian Pensiun Dini Masih Berlangsung
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Mbizmarket Apresiasi Daerah dan RS yang Dorong Transformasi Pengadaan Digital
• 12 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.