PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menyebutkan kinerja aplikasi BRImo menunjukan capaian yang positif di sepanjang 2025. Bahkan jumlah transaksinya tembus mencapai Rp 7.057 triliun.
"BRImo menjadi salah satu pilar penting dalam transformasi digital BRI. Kami terus memperkuat kapabilitas teknologi agar BRImo mampu memberikan pengalaman transaksi yang semakin andal, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi nasabah di berbagai segmen," kata Direktur Information Technology BRI Saladin Dharma Nugraha Effendi dalam keterangan tertulis, Rabu (4/2/2026).
Dia menjelaskan secara angka, jumlah transaksi BRImo naik 26,1% YoY dibandingkankan tahun 2024. Bahkan sepanjang 2025, transaksi BRImo tembus Rp 7.057 triliun.
"Sepanjang Januari hingga Desember 2025, BRImo telah melayani 5,60 miliar transaksi atau tumbuh 29% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," ungkapnya.
Menurutnya, peningkatan transaksi tersebut memberikan dampak positif terhadap kinerja perusahaan. Sebab transaksi digital yang terus tumbuh berkontribusi terhadap penguatan struktur pendanaan.
"Peningkatan kinerja BRImo tersebut juga turut memberikan dampak positif terhadap kinerja bisnis BRI secara berkelanjutan. Aktivitas transaksi digital yang terus tumbuh berkontribusi terhadap penguatan struktur pendanaan, khususnya dana murah, yang menjadi fondasi penting bagi fungsi intermediasi perbankan. Dengan struktur pendanaan yang semakin solid, BRI memiliki ruang yang lebih optimal untuk memperluas penyaluran pembiayaan ke sektor produktif dan ekonomi kerakyatan," tutupnya.
(ega/ega)





