PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memastikan kualitas layanan aplikasi BRImo bakal terus ditingkatkan. Hal itu bertujuan untuk memberikan pengalaman lebih terhadap seluruh nasabah BRI yang menggunakan BRImo.
Apalagi, sepanjang 2015 kinerja BRImo tergolong positif. Secara angka, jumlah transaksi BRImo naik 26,1% YoY dibandingkan tahun 2024. Bahkan sepanjang 2025, transaksi BRImo tembus Rp 7.057 triliun.
"Transformasi digital yang dijalankan BRI tidak hanya berorientasi pada peningkatan volume transaksi, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan dan keandalan system," kata Direktur Information Technology BRI Saladin Dharma Nugraha Effendi dalam keterangan tertulis, Rabu (4/2/2026).
"Melalui penguatan arsitektur teknologi, modernisasi infrastruktur, serta pengelolaan sistem yang berkelanjutan, BRI memastikan layanan digital tetap stabil, aman, dan mampu mengakomodasi pertumbuhan transaksi yang terus meningkat," sambungnya.
Dia mengatakan peningkatan transaksi tersebut memberikan dampak positif terhadap kinerja perusahaan. Sebab transaksi digital yang terus tumbuh berkontribusi terhadap penguatan struktur pendanaan.
"Peningkatan kinerja BRImo tersebut juga turut memberikan dampak positif terhadap kinerja bisnis BRI secara berkelanjutan. Aktivitas transaksi digital yang terus tumbuh berkontribusi terhadap penguatan struktur pendanaan, khususnya dana murah, yang menjadi fondasi penting bagi fungsi intermediasi perbankan. Dengan struktur pendanaan yang semakin solid, BRI memiliki ruang yang lebih optimal untuk memperluas penyaluran pembiayaan ke sektor produktif dan ekonomi kerakyatan," pungkasnya.
(ega/ega)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492232/original/006029400_1770132098-20260131BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Vietnam_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-37.jpg)