MerahPutih.com - Sudah hampir dua pekan Tim SAR melakukan pencariankorban bencana longsor yang terjadi di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, sejak 24 Januari 2026.
Tim SAR gabungan menyatakan sebanyak 85 jenazah korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, berhasil dievakuasi hingga hari ke-11 operasi pencarian.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana mengatakan dengan jumlah temuan 85 kantong jenazah tersebut, sebanyak 68 korban telah masuk proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).
Berdasarkan data DVI,sebanyak 68 korban telah teridentifikasi, sementara 17 kantong jenazah masih menjalani proses identifikasi lanjutan.
Baca juga:
Awal Februari Ini, Berbagai Daerah Dilanda Longsor, Banjir, Karhutla dan Cuaca Ekstrem
Ia mengatakan kondisi cuaca yang relatif cerah berawan turut mendukung kelancaran pelaksanaan operasi pencarian, dengan tetap mengedepankan prinsip keselamatan seluruh personel yang terlibat.
“Operasi SAR akan terus dilaksanakan secara terukur, hati-hati, dan profesional, dengan mempertimbangkan situasi lapangan serta rekomendasi keselamatan dari unsur teknis,” katanya.
Pihaknya juga turut memberikan suntikan vaksin dan vitamin kepada tim SAR gabungan yang bertugas mencari korban longsor untuk mencegah paparan virus maupun bakteri yang berpotensi berasal dari material longsoran dan jenazah korban.
“Jadi kami dapat bantuan dari Kemenkes dan Dinkes terkait kesehatan kondisi tim SAR gabungan. Artinya ada vitamin, vaksin diberikan, dan ini sangat berarti untuk para pencari,” kata Ade.
Selain vaksinasi dan pemberian vitamin, tenaga medis juga disiagakan di setiap sektor pencarian guna mengantisipasi kondisi darurat yang mungkin dialami personel selama operasi berlangsung.




