Sumur-sumur minyak potensial ini memiliki cadangan sumber daya melimpah.
IDXChannel - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memaksimalkan 39 sumur potensial yang tersebar di Indonesia untuk mengejar target lifting 610 ribu barel per hari.
Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah Kerja, Rikky Rahmat Firdaus mengatakan, sumur-sumur minyak potensial ini memiliki cadangan sumber daya melimpah. Eksplorasi seturut penemuan cadangan yang dilakukan beberapa tahun terakhir.
"Dan ada 5 kegiatan yang kami harapkan dan mohon doa dari Bapak dan Ibu semua, sumur-sumur yang ada di Sumatera, ada di lepas pantai Natuna, ada di Laut Arafura, maupun di Jawa, untuk bisa memberikan hasil positif dengan temuan-temuan yang kita nilai bisa menjadi bagian dari big fish ataupun giant discovery," kata Rikky dalam acara diskusi daring, Rabu (4/1/2026).
Rikky memaparkan, SKK Migas menemukan 301 struktur yang berpotensi jadi kilang minyak. Dari jumlah itu, sebanyak 79 struktur sudah dalam proses penentuan status eksplorasi atau PSE, dengan potensi 259 Million Barrels of Oil (MMBO) dan 3,9 Trillion Cubic Feet (TCF).
Dalam konteks idle wells (sumur menganggur), SKK Migas memetakan potensi cadangan minyak dari 4.500 yang tersebar. Rinciannya adalah sebanyak 4.200 milik Pertamina, dan sisinya kepemilikan swasta.
"Ini yang harapan kami, apa yang dilalui pada 2024 maupun 2025 dengan temuan di Andaman maupun di Kutai Basin, akan diikuti dari wilayah lain," katanya.
Menurut Rikky, pemanfaatan atas penemuan sumur baru atau sumur minyak eksisting menjadi penting terus dilakukan karena tren belakangan menunjukkan penurunan sumber daya.
"Kami melihat bahwa penurunan alamiah produksi di lapangan-lapangan tua dengan decline hampir 3,9 persen sampai 4,5 persen harus kami tahan dengan sangat masifnya kegiatan eksplorasi di Indonesia," kata dia.
(DESI ANGRIANI)


