Liputan6.com, Jakarta - Ahok, nama panggilan dari Politikus PDIP Basuki Tjahja Purnama, menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Roeslani Hoegeng di Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giri Tama Tonjong, Bogor.
"Tuhan pasti sediakan tempat yang terbaik buat Ibu Meri," kata dia di lokasi, Rabu (4/2/2026).
Advertisement
Mantan Gubernur Jakarta itu mengungkapkan, sosok Meriyati Hoegeng sudah seperti orang tuanya dengan berbagai wejangan.
"Untuk tetap mesti jujur, mesti adil, mesti berani berdiri untuk kebenaran, untuk prikemanusiaan, itu yang terus beliau ingin kita lakukan," jelas Ahok.
Dia pun tak melupakan bagaimana saat Ahok berada di dalam penjara, Meri Hoegeng tetap memberikan perhatian kepadanya.
"Saya di tahanan, beliau masak kirim (makanan) ke saya. Beliau selalu, bahkan datang terus kirim makanan," ungkap Ahok.
Sebelumnya, istri Hoegeng, Meriyati Roeslani, meninggal dunia pada Selasa (3/2/2026).
Setahun sebelum berpulang, Meriyati Hoegeng sempat menerima kunjungan dari Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri dalam perayaan ulang tahunnya yang ke-100 Senin 23 Juni 2025 yang digelar di kediaman keluarga Jenderal Hoegeng di kawasan Depok, Jawa Barat.
Saat itu, sosok yang akrab disapa Eyang Meri memberikan potongan pertama kue ulang tahunnya kepada Megawati. Momen itu bermula ketika sang cucu, Krisnadi Ramajaya Hoegeng, menanyakan kepada siapa potongan kue tersebut akan diberikan.
Tanpa ragu, Eyang Meri menyebut nama Megawati. Mendengar namanya dipanggil, putri Presiden RI pertama itu segera berdiri dan menghampiri, lalu mengambil tempat di sampingnya.
Setelah menerima potongan kue tersebut, Megawati membalas dengan menyuapkan sepotong kue kepada Eyang Meri, menghadirkan suasana hangat dalam perayaan satu abad usianya.


