Mirae Asset Dorong Literasi Investasi di Bali

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, DENPASAR – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia mendorong peningkatan literasi investasi di Provinsi Bali. 

Direktur PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Tomi Taufan menjelaskan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi mendorong kebutuhan akan pemahaman yang lebih baik sebelum mengambil keputusan finansial. 

Menjawab kebutuhan tersebut, Mirae Asset membuka kantor cabang di Bali sebagai Advisory Wealth Management yang berfokus pada layanan konsultasi bagi investor. Kehadiran Mirae Asset Sekuritas di Bali tidak hanya untuk memperluas jaringan layanan, tetapi juga menghadirkan ruang belajar bagi investor pemula. 

"Bali dinilai memiliki potensi investor yang terus tumbuh, seiring peningkatan jumlah Single Investor Identification (SID) yang secara nasional naik sekitar 35% secara tahunan, berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)," jelas Tomi, Rabu (4/2/2026).

Mengusung konsep advisory wealth management, cabang Bali dirancang untuk memberikan solusi investasi yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, pelaku usaha, dan profesional. 

Melalui pendampingan Investment Specialist, nasabah tidak hanya difasilitasi untuk bertransaksi, tetapi juga memperoleh pemahaman mengenai dasar investasi, profil risiko, serta perencanaan keuangan jangka panjang.

Baca Juga : Profil Shinhan Sekuritas, Underwriter IPO PIPA yang Kantornya Digeledah Bareskrim

Tomi mengatakan bahwa literasi menjadi kunci dalam membangun ekosistem investasi yang sehat dan berkelanjutan.

“Antusiasme masyarakat terhadap investasi terus meningkat, namun perlu diimbangi dengan pemahaman yang memadai. Melalui cabang di Bali, kami ingin menghadirkan layanan yang lebih personal, dimana nasabah dapat belajar, berdiskusi, dan menyusun strategi investasi sesuai dengan tujuan keuangannya,” ujar Tomi.

Dari sisi kinerja, Mirae Asset Sekuritas Bali mencatat pertumbuhan yang positif. Pada periode 2024-2025, Mirae Asset Sekuritas Bali mencatat pertumbuhan market share sekitar 47%, hal ini menjadikan Mirae Asset sebagai salah satu sekuritas dengan pertumbuhan signifikan di Bali. 

Sementara pada Januari 2026, nilai transaksi sudah mendekati Rp1 triliun, mencerminkan kepercayaan nasabah yang terus meningkat. 

Selain edukasi, Mirae Asset Sekuritas juga memperkuat aspek keamanan transaksi dan perlindungan data nasabah melalui kampanye keamanan yang diterapkan secara konsisten di seluruh platform digital, termasuk penerapan autentikasi dua faktor (2FA), pembatasan percobaan input password dan PIN, serta kebijakan password yang lebih ketat untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi nasabah dalam berinvestasi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK Ungkap Alasan Hadirkan Jamdatun pada Sidang Paulus Tannos di Singapura
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Legislator: Kasus Siswa SD di NTT Bukti Kebijakan Pendidikan Belum Berpihak Kelompok Rentan
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Densus 88: Siswa SMP Kalbar Terinspirasi Penembak Massal Luar Negeri
• 56 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Anggota DPR Nurul Arifin Soroti Isu Loker Komdigi yang Datanya Bisa Dilihat
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Dokumen Bocor! Tetangga RI Siapkan Skenario Perang Lawan AS Jilid II
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.