Respons Purbaya KPK OTT Pegawai Pajak dan Bea Cukai Dalam Sehari

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (4/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube/TVR Parlemen)

Jakarta, CNBC Indonesia - Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) lakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pegawai pajak di Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) pada hari yang sama, Rabu (4/2/2026).

Menanggapi hal tersebut, Menteri keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tidak terpukul akan peristiwa tersebut. Bahkan menurutnya ini adalah titik masuk untuk memperbaiki kedua institusi.


"Kenapa terpukul? Karena itu justru merupakan titik masuk untuk memperbaiki pajak dan bea cukai sekaligus. Kemarin kan bea cukai sudah saya obrak abrik kan yang dapet yang dipinggirkan," ujar Purbaya saat ditemui di Gedung DPR RI, Rabu (4/2/2026).

Baca: Purbaya Janji Tak Akan Kurangi Insentif Pajak: Sampai Ekonomi Kuat

Purbaya pun menjelaskan bahwa dirinya membuka opsi untuk me-nonjob-kan para pegawainya yang terbukti terlibat dalam kasus-kasus yang terbukti.

"Nanti kita lihat Kayaknya sih kalau terbukti salah bisa diberhentikan Sekarang akan diberhentikan," ujarnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan pegawai pajak di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).

"Benar (ada OTT). Di Kalsel," ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto kepada wartawan, dikutip dari Detikcom, Rabu (4/2/2026).

Baca: Bocoran Purbaya! Pemerintah Hanya Keluarkan Izin untuk BUMN SDA

Adapun, Fitroh menjelaskan OTT dilakukan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin. Namun dia belum bisa merinci perihal jumlah pihak yang diamankan.

"KPP Banjarmasin," tegas Fitroh.

KPK punya waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan. Sejauh ini para pihak yang diamankan masih berstatus sebagai terperiksa.

Di sisi lain, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah melakukan pemeriksaan terhadap pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Hal ini dipaparkan oleh Budi Prasetiyo, Kasubdit Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan DJBC, Rabu (4/2/2026).

"Saat ini sedang berlangsung pemeriksaan oleh Tim KPK terhadap pejabat BC," ungkap Budi, dalam pesan singkat kepada CNBC Indonesia.

Terkait dengan hal ini, Budi menegaskan Bea Cukai berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan menghormati proses yang berlangsung.

"Kami masih mengikuti perkembangan lebih lanjut," katanya singkat.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Lakukan OTT, KPK Amankan Bupati Pati & Walikota Madiun

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Diskon Tiket Pesawat Lebaran 2026, Anggota DPR Dorong Pemerintah Penerbangan Jadi Transportasi Massal
• 7 jam laludisway.id
thumb
Pernah Hadapi Tim Van Gastel, Bek Asal Belanda Resmi Perkuat PSIM Yogyakarta
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Hujan salju ekstrem di Jepang sebabkan 30 kematian
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Profil MINA dan Entitas PADI yang Diusut Polisi, Intip Jejak Kepemilikan Hapsoro
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Harga Kripto Bitcoin Hari Ini Anjlok, Ethereum Babak Belur
• 9 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.