Sinopsis Asmara Gen Z Episode 442, Hari Ini Selasa 4 Februari 2026: Raisa hingga Harry Buka Hati, Kebersamaan Sembilan Ilmu Bikin Haru

tabloidbintang.com
1 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Episode terbaru Asmara Gen Z yang tayang Selasa, 4 Februari 2026, menghadirkan momen hangat sekaligus mengharukan dalam kebersamaan anak-anak Sembilan Ilmu.

Malam hening di sekitar api unggun menjadi saksi berbagai curahan hati, pengakuan, hingga ikatan keluarga yang kian kuat.

Kisah dibuka saat seluruh anggota Sembilan Ilmu berkumpul melingkar di sekitar api unggun yang mulai meredup.

Acara dilanjutkan dengan sesi malam tenang, di mana setiap orang diberi kesempatan untuk berbagi cerita, perasaan, dan pengalaman pribadi tanpa rasa takut dihakimi.

Raisa mendapat giliran menyampaikan kisahnya. Ia mengenang masa-masa sulit pascakecelakaan saat pentas seni.

Dengan suara bergetar, Raisa mengucapkan terima kasih kepada semua teman yang telah mendukungnya, terutama Mohan yang selalu setia mendampingi. “Terima kasih sudah jadi kaki dan mataku,” ucap Raisa penuh haru.

Gema pun membuka isi hatinya tentang Kiara. Ia mengakui bahwa meski sadar harus melanjutkan hidup, proses move on ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Curahan hati Gema membuat suasana semakin emosional.

Zara menyusul dengan pengakuan bahwa dirinya merasa menemukan rumah kedua di Sembilan Ilmu. Menurutnya, kebersamaan yang terjalin membuat mereka seperti keluarga yang solid dan saling menguatkan.

Aqeela tak kalah tersentuh. Ia mengaku bahagia berada di lingkungan tersebut, terlebih karena di sanalah ia menemukan sosok yang ia sebut sebagai belahan jiwanya, Harry. Pengakuan itu langsung disambut kejutan ketika Harry membuka rahasia bahwa perasaannya pada Aqeela sudah tumbuh sejak sebelum mereka bertemu di asrama.

Mohan menutup sesi malam hening dengan pesan penuh makna. Ia menegaskan bahwa apa pun yang terjadi, mereka akan selalu ada satu sama lain.

Baginya, Sembilan Ilmu bukan sekadar kelompok, melainkan keluarga sejati. Pernyataan itu disambut tepuk tangan dan rasa haru dari semua yang hadir.

Tanpa sepengetahuan para siswa, Pak Budi, Pak Hari, Bu Lena, Bu Dita, dan Bu Anita mengamati dari balik semak-semak.

Mata mereka berkaca-kaca menyaksikan kedewasaan dan kebersamaan anak-anak didiknya.

Pak Hari pun mengungkapkan kebanggaannya melihat ikatan kuat yang terjalin di antara mereka.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dua Lipa Suka Pilates, Tips Mudah Memulai Gaya Hidup Sehat
• 23 jam lalugenpi.co
thumb
Pisah Rumah, Inara Rusli Siap Jika Insanul Fahmi & Wardatina Mawa Rujuk
• 1 jam lalucumicumi.com
thumb
Kelakar Hakim Arief Ingin Anak Jadi Wapres, Tapi Tak Jadi Kenyataan
• 7 jam laludetik.com
thumb
Dua pemain timnas futsal Indonesia antusias kembali bertemu Kensuke
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki
• 23 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.