PLN Belum Kantongi Kandidat PLTU Pengganti Cirebon-1 untuk Disuntik Mati

bisnis.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT PLN (Persero) mengungkapkan belum ada kandidat pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang bakal disuntik mati menggantikan PLTU Cirebon-1.

PLTU Cirebon-1 mulanya menjadi target pensiun dini sebagai langkah transisi menuju energi baru terbarukan (EBT). Namun, belakangan pemerintah membatalkan rencana tersebut.

Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary menuturkan, saat ini pihaknya masih mencermati kebutuhan listrik untuk Jawa-Madura-Bali (Jamali). Menurutnya, daya listrik yang dibutuhkan untuk wilayah Jamali masih cukup besar.

"Belum, belum. Kami masih butuh banyak daya untuk memperkuat Jamali ini," ucap Rizal di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Di sisi lain, dia mengatakan bahwa pemilihan PLTU yang bakal disuntik mati merupakan kewenangan pemerintah. Oleh karena itu, PLN hanya akan mengikuti arahan pemerintah.

"Kalau kami sih kan kami PLN hanya sebagai operator," ucapnya.

Sementara itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengidentifikasi 15 PLTU yang berpotensi untuk dipensiundinikan menggantikan PLTU Cirebon-1.

“Kementerian ESDM sudah mengidentifikasi ada 15 PLTU dengan kontribusi emisi yang cukup tinggi,” kata Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Kendati demikian, Yuliot tak memerinci di mana saja 15 PLTU yang dimaksud. Dia pun menyampaikan rencana melakukan pensiun dini PLTU sebagai upaya dekarbonisasi sektor energi masih dalam kajian.

Yuliot menyoroti pentingnya mempertimbangkan kemampuan kapasitas pembangkit listrik dari EBT. Ini khususnya kemampuannya dalam menggantikan kapasitas yang hilang apabila pemerintah melakukan pensiun dini terhadap PLTU yang beroperasi.

“Jadi, bukan hanya pensiun dini, kita harus melihat kapasitas pengganti terhadap yang dipensiunkan,” katanya.

Yuliot menambahkan bahwa pengendalian pembangunan dan pengurangan PLTU secara bertahap, merupakan bentuk komitmen Kementerian ESDM untuk melakukan percepatan transisi energi. Strategi tersebut diterapkan untuk dekarbonisasi industri.

“Ini sekaligus untuk mendukung pengembangan ekonomi hijau dan ekonomi biru sesuai dengan visi pembangunan nasional,” ucapnya.

Asal tahu saja, pemerintah memutuskan untuk membatalkan rencana pensiun dini PLTU Cirebon-1. Sebagai gantinya, pemerintah kini tengah mencari pembangkit listrik alternatif yang berusia lebih tua dan memiliki dampak lingkungan yang lebih berat untuk dipensiunkan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa keputusan ini didasari oleh pertimbangan teknis. Menurutnya, PLTU Cirebon-1 masih memiliki masa operasional yang panjang dan telah mengadopsi teknologi yang ramah lingkungan dibandingkan pembangkit lawas lainnya.

"[PLTU] Cirebon itu salah satunya yang umurnya masih panjang, dan teknologinya juga sudah super critical, relatif itu lebih baik," ujarnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (5/12/2025).

Baca Juga

  • ESDM Identifikasi 15 PLTU yang Berpotensi Dipensiunkan Dini
  • Pensiun Dini PLTU Cirebon-1 Batal, Proyek Mana jadi Penggantinya?
  • Suntik Mati PLTU Cirebon-1 Kandas, Jalan Transisi Energi RI Makin Berat

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK Ungkap Alasan Hadirkan Jamdatun pada Sidang Paulus Tannos di Singapura
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Mitos atau fakta: kanker payudara bisa terjadi pada laki-laki? (3)
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Polda Jatim Siagakan 5.020 Personel dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 18 Februari 2026
• 11 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Banjir Rendam Jalan DI Panjaitan Jaktim, Pengendara Diimbau Cari Jalur Alternatif
• 8 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.