Gibran Dukung Panji Pragiwaksono Terus Berkarya Suarakan Masukan Bermanfaat untuk Bangsa

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming mendukung komika Pandji Pragiwaksono untuk terus berkarya.

Gibran juga mendukung Pandji untuk terus menyuarakan masukan bermanfaat bagi bangsa, selama sesuai dengan nilai-nilai budaya dan agama.

"Saya mendukung anak-anak muda Indonesia, termasuk Saudara Pandji Pragiwaksono, untuk terus berkarya dan menyuarakan masukan yang bermanfaat untuk pembangunan bangsa, sesuai dengan penghormatan terhadap norma serta nilai-nilai lokal, budaya, dan agama," kata Gibran, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/2/2026).

Menurut Gibran, Indonesia sebagai negara demokratis memberi ruang bagi warganya untuk berpendapat dan berekspresi.

Baca juga: Respons Jokowi soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Demokrat: Kami Fokus Bantu Presiden

"Indonesia sebagai negara demokratis membuka ruang bagi setiap warga negara untuk berpendapat dan berekspresi," ujar Gibran.

Sebagai informasi, Pandji belakangan menjadi sorotan karena stand-up comedy berjudul "Mens Rea" yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada 30 Agustus 2025.

Acara tersebut kemudian ditayangkan di Netflix pada 27 Desember 2025.

Banyak pihak tersinggung dengan karya Pandji tersebut.

Bahkan, sejumlah laporan terhadap Pandji masuk ke Polda Metro Jaya.

Salah satunya terkait dugaan penghasutan dan penistaan agama yang dilayangkan pihak yang mengaku dari Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah pada Rabu (7/1/2026).

Baca juga: Pandji Nilai Gibran Paham Stand Up Comedy di Tengah Polemik Mens Rea

Selain "Mens Rea", Pandji juga pernah dilaporkan terkait materi komedinya yang menyinggung budaya pemakaman Rambu Solo dalam bit komedi dari show "Messake Bangsaku" (2013). Laporan itu pernah dibuat oleh Aliansi Pemuda Toraja ke Bareskrim Polri pada November 2025.

Adapun bit yang berisi tentang orang meninggal dunia dari Pandji dianggap menyinggung dan merendahkan adat istiadat Toraja.

Meski demikian, Pandji telah menyampaikan permintaan maaf atas materi komedi tersebut.

Ia mengakui bahwa lelucon yang dibuat sekitar sembilan tahun lalu itu bersifat ignorant atau abai terhadap kedalaman makna serta nilai budaya masyarakat Toraja.

Baca juga: Pejabat Pajak-Bea Cukai Kena OTT KPK, Purbaya Tak Akan Minta Tolong Prabowo

Terkait laporan Aliansi Pemuda Toraja ini, Pandji telah memenuhi panggilan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada 3 November 2025.

Pemeriksaan tersebut menjadi pemanggilan kedua bagi Pandji.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dalam pemeriksaan tersebut, Pandji mengaku dicecar sebanyak 48 pertanyaan oleh penyidik.

"Empat puluh delapan pertanyaan, seputar materi video stand up Toraja,” ucap Pandji.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Andra Soni Sowan ke Balai Kota DKI, Bahas MRT Rute Tangsel hingga Bendung Polor
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Dedikasi Kerja hingga Larut Malam Seskab Teddy Patut Dicontoh Jajaran Kabinet Merah Putih
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Basarnas Maksimalkan K-9 dan Alat Berat Cari Korban Longsor Pasirlangu
• 8 jam laludisway.id
thumb
Komdigi Bicara Progres Perpres AI ke Komisi I: Bantu Program Quick Win Presiden
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Pelatih ungkap rahasia Iran menjadi raja futsal di Asia
• 6 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.