Octavianti Dwi Nurmalita, penggawa Timnas Wanita Indonesia, mengungkapkan bahwa dirinya tengah sibuk berlatih secara mandiri di tengah kosongnya agenda Garuda Pertiwi di awal tahun ini.
“Walaupun nggak ada TC (pemusatan latihan), kita sebagai atlet punya tanggung jawab sendiri buat tetap jaga kondisi. Karena aku di Yogyakarta ini nggak ada tim, jadi mau nggak mau harus tetap latihan mandiri,” kata Octa ketika ditemui kumparanBOLANITA di Stadion Tridadi, Sleman, Yogyakarta, Jumat (29/1).
Latihan mandiri itu ia jalani secara rutin, baik di lapangan maupun di pusat kebugaran. Hal itu dilakukannya agar tetap siap jika sewaktu-waktu mendapat panggilan timnas.
Sampai saat ini, Timnas Wanita Indonesia masih belum memiliki agenda resmi. Dalam unggahan terbaru di Instagram @timnasindonesia pada Selasa (3/2) kemarin, belum terlihat satu pun jadwal untuk asuhan Akira Higashiyama.
Padahal, pada Februari ini terdapat jendela FIFA Matchday yang berlangsung pada 24 Februari hingga 7 Maret. Periode tersebut masuk kategori dua, dan setiap tim berkesempatan memainkan tiga pertandingan.
Namun, hingga kini belum ada undangan TC yang diterima Octa. Pemain asal Yogyakarta itu hanya berharap namanya kembali masuk radar timnas.
“Belum ada undangan buat itu. Doain aja semoga masuk,” ujar Octa.
Kali terakhir Octa membela Timnas Wanita Indonesia adalah pada ASEAN Women’s Championship 2025. Dalam turnamen yang berlangsung di Vietnam pada Agustus lalu itu, Garuda Pertiwi menjadi juru kunci Grup A setelah kalah telak dari Vietnam dan Thailand dengan skor 0-7.





