Penulis: Heri Setiawan
TVRINews, Tuban
Angin kencang disertai hujan deras merusak puluhan rumah warga di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sebanyak 36 rumah dilaporkan terdampak, dengan rincian tujuh rumah mengalami rusak berat dan 29 rumah rusak ringan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, sejumlah personel gabungan langsung diterjunkan untuk membantu proses pemulihan.
Tim gabungan terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Polres Tuban, serta relawan yang turun langsung ke Desa Tegalrejo, Kecamatan Widang.
Petugas bersama warga melakukan kerja bakti membersihkan puing-puing bangunan dan mengevakuasi material rumah yang rusak. Selain itu, pohon-pohon tumbang yang sempat menghalangi akses jalan desa dipotong dan disingkirkan agar aktivitas warga kembali normal.
Staf BMKG Kabupaten Tuban, Arbi Susilo Hidayat, menjelaskan angin kencang tersebut awalnya terjadi di wilayah Grabagan sebelum bergerak ke arah timur menuju Kecamatan Widang. Peningkatan intensitas hujan dan angin menjadi pemicu utama kerusakan rumah warga.
“Angin bergerak dari wilayah Grabagan ke arah timur menuju Widang dengan kecepatan cukup kencang sehingga merusak sejumlah rumah warga dan fasilitas lainnya,” ujar Arbi.
Berdasarkan pendataan sementara BPBD Kabupaten Tuban, dampak terparah terjadi di Dusun Mejeruk dan Dusun Brao. Meski kerusakan cukup signifikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Kepala Pelaksana BPBD Tuban, Sudarmaji, memastikan rumah dengan kategori rusak berat akan mendapatkan bantuan perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk membantu warga terdampak, terutama mereka yang rumahnya mengalami kerusakan parah,” kata Sudarmaji.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah Tuban bagian selatan, mengingat intensitas hujan diperkirakan masih tinggi dan berpotensi memicu cuaca ekstrem susulan.
Editor: Redaktur TVRINews





