JAKARTA, DISWAY.ID -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Direktorat Bea dan Cukai Jakarta.
Kali ini, menyasar Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
BACA JUGA:Pandji Pragiwaksono Legawa Anaknya Jadi Korban Bully Netizen Imbas Show Mens Rea
BACA JUGA:Joan Mir Bawa Honda Terkencang di Hari Kedua Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sepang
Saat ini, tim KPK disebut tengah memeriksa sejumlah pejabat Bea Cukai.
Namun belum dapat mengungkap identitasnya.
"Ya benar," kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengenai OTT di Ditjen Bea dan Cukai, Rabu, 4 Februari 2025.
Kendati demikian, Fitroh belum bisa memberi informasi banyak mengenai operasi senyap di Jakarta tersebut.
BACA JUGA:Kejagung Diminta Usut Dugaan Korupsi di Bea Cukai Jakarta
BACA JUGA:Wamendikdasmen Atip Ungkap Siswa SD di NTT yang Bunuh Diri Tercatat Penerima PIP
Ini merupakan OTT kedua yang dilakukan KPK pada hari ini. Sebelumnya, KPK menangkap tangan pimpinan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Untuk di Banjarmasin, Fitroh menuturkan OTT itu berkaitan dengan restitusi pajak. Kegiatan OTT di dua tempat berbeda tersebut masih terus berjalan.
Terpisah, Kepala Sub Direktorat Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan Ditjen Bea dan Cukai Budi Prasetyo membenarkan tim KPK sedang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak di internal.
BACA JUGA:Sehari Dua OTT di Pajak dan Bea Cukai, Purbaya: Kalau Salah Harus Ditindak
BACA JUGA:PKB Puas dengan Pemerintahan Prabowo, Cak Imin: Minimal Dua Periodelah
- 1
- 2
- »




