12 Nama Bulan dalam Bahasa Arab: Hijriah dan Masehi Lengkap

mediaindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita

MENGETAHUI nama nama bulan dalam bahasa Arab merupakan hal yang fundamental bagi umat Islam. Hal ini dikarenakan sistem penanggalan Islam atau kalender Hijriah menjadi acuan utama dalam menentukan waktu-waktu ibadah penting, seperti puasa Ramadan, pelaksanaan ibadah Haji, serta perayaan hari besar lainnya. Berbeda dengan kalender Masehi yang berbasis pada peredaran matahari (Syamsiah), kalender Islam berbasis pada peredaran bulan (Qamariyah).

Dalam sejarah peradaban Islam, penetapan nama-nama bulan ini tidak hanya sekadar penanda waktu, melainkan memiliki makna filosofis dan historis yang mendalam. Penggunaan kalender Hijriah secara resmi dimulai pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab, namun nama-nama bulannya sendiri sudah dikenal oleh masyarakat Arab jahiliyah sebelum Islam datang, yang kemudian diadopsi dan disempurnakan maknanya oleh Islam.

Dasar Hukum Bulan dalam Islam

Jumlah bulan dalam satu tahun menurut perhitungan Islam telah ditetapkan langsung oleh Allah SWT di dalam Al-Qur'an. Hal ini tertuang dalam Surat At-Taubah ayat 36:

Baca juga : Kapan 1 Rajab 1447 H? Ini Penjelasan Lengkap dan Maknanya bagi Umat Islam

إِنَّ عِدَّةَ ٱلشُّهُورِ عِندَ ٱللَّهِ ٱثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِى كِتَٰبِ ٱللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ مِنْهَآ أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ ٱلدِّينُ ٱلْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا۟ فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ ۚ وَقَٰتِلُوا۟ ٱلْمُشْرِكِينَ كَآفَّةً كَمَا يُقَٰتِلُونَكُمْ كَآفَّةً ۚ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلْمُتَّقِينَ

Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa."

Daftar Nama Bulan dalam Bahasa Arab (Kalender Hijriah)

Berikut adalah urutan 12 nama bulan dalam kalender Hijriah beserta penulisan Arab dan makna di baliknya:

Baca juga : Tahun Baru Islam: Memaknai Hijrah sebagai Transformasi Hidup

1. Muharram (المحرم)

Bulan pertama dalam kalender Hijriah adalah Muharram. Nama ini memiliki arti "yang diharamkan" atau "yang disucikan". Pada bulan ini, masyarakat Arab dilarang melakukan peperangan. Muharram termasuk salah satu dari empat bulan haram (mulia) dalam Islam.

2. Safar (صفر)

Bulan kedua adalah Safar, yang berarti "kosong". Dinamakan demikian karena pada masa lalu, rumah-rumah orang Arab kosong ditinggalkan penghuninya yang pergi berperang atau mengembara mencari penghidupan setelah bulan Muharram usai.

3. Rabiul Awal (ربيع الأول)

Secara bahasa, Rabi' berarti musim semi. Rabiul Awal menandakan dimulainya musim semi di Jazirah Arab kala itu. Bulan ini sangat istimewa bagi umat Islam karena merupakan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

4. Rabiul Akhir (ربيع الآخر)

Dikenal juga dengan sebutan Rabi'uts Tsani, bulan ini merupakan kelanjutan dari musim semi atau paruh kedua dari musim tersebut. Pada masa ini, rerumputan mulai menutupi padang pasir dan ternak digembala.

5. Jumadil Awal (جمادى الأولى)

Nama bulan ini berasal dari kata Jamada yang berarti beku atau keras. Dinamakan demikian karena pada bulan ini sering terjadi musim dingin di mana air membeku. Ini menandai awal musim dingin.

6. Jumadil Akhir (جمادى الآخرة)

Merupakan kelanjutan dari musim dingin atau akhir dari musim beku. Bulan ini juga kerap disebut sebagai Jumadil Tsani.

7. Rajab (رجب)

Rajab artinya "mulia" atau "menghormati". Ini adalah bulan ketujuh dan termasuk dalam bulan haram. Pada masa jahiliyah, orang Arab memuliakan bulan ini dengan melepaskan mata tombak dari besinya untuk menahan diri dari peperangan.

8. Syaban (شعبان)

Berasal dari kata syi'b yang berarti kelompok atau golongan. Dinamakan Syaban karena pada bulan ini masyarakat Arab dahulu berpencar (berkelompok) mencari sumber air atau melakukan penyerangan (ghazwah) setelah masa gencatan senjata di bulan Rajab.

9. Ramadan (رمضان)

Ramadan adalah bulan yang paling dinanti umat Islam. Secara etimologi, Ramadan berasal dari kata Ramida atau Ar-Ramad yang artinya panas yang menyengat atau membakar. Maknanya, pada bulan ini dosa-dosa dibakar melalui ibadah puasa wajib.

10. Syawal (شوال)

Syawal memiliki arti "mengangkat" atau "naik". Dinamakan demikian karena pada bulan ini unta-unta mengangkat ekornya sebagai tanda musim kawin. Bagi umat Islam, Syawal adalah bulan kemenangan dan peningkatan amal setelah ditempa selama Ramadan.

11. Dzulqaidah (ذو القعدة)

Berasal dari kata Qa'ada yang berarti duduk. Ini adalah bulan istirahat di mana orang-orang Arab duduk (tidak bepergian) untuk mempersiapkan diri menyambut musim haji. Bulan ini juga termasuk bulan haram di mana perang dilarang.

12. Dzulhijjah (ذو الحجة)

Bulan terakhir dalam kalender Hijriah ini berarti "pemilik haji". Pada bulan ini, ritual ibadah Haji dilaksanakan di Mekah. Ini juga merupakan bulan haram dan di dalamnya terdapat Hari Raya Idul Adha.

Nama Nama Bulan Masehi dalam Bahasa Arab

Selain kalender Hijriah, bahasa Arab juga memiliki istilah sendiri untuk menyebut nama-nama bulan dalam kalender Masehi (Miladiyah/Syamsiah). Nama-nama ini sering digunakan dalam administrasi negara-negara Arab modern. Berikut daftarnya:

  • Januari: Yanayir (يناير)
  • Februari: Fibrayir (فبراير)
  • Maret: Maris (مارس)
  • April: Abril (أبريل)
  • Mei: Mayu (مايو)
  • Juni: Yuniyu (يونيو)
  • Juli: Yuliyu (يوليو)
  • Agustus: Aghustus (أغسطس)
  • September: Sibtimbir (سبتمبر)
  • Oktober: Uktubir (أكتوبر)
  • November: Nufimbir (نوفمبر)
  • Desember: Disimbir (ديسمبر)

Memahami nama nama bulan dalam bahasa Arab baik Hijriah maupun Masehi memperkaya wawasan kita, terutama dalam memahami konteks sejarah Islam dan literatur Arab. Bagi umat Islam, prioritas utama tetaplah memahami kalender Hijriah karena berkaitan erat dengan syariat dan waktu-waktu mustajab dalam berdoa. (Z-10)

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tantangan Adik Denada Soal Ayah Biologis Ressa Dibalas Pedas: Ibunya Aja Nggak Ngakuin!
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
China Kritik Kemenangan Dalai Lama di Grammy, Sebut Manipulasi Politik
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ngamuk di PN Jaksel, Kuasa Hukum Reza Gladys Sindir Pihak Nikita Mirzani Tak Paham Hukum
• 14 jam lalugrid.id
thumb
Pemimpin ICCD Soroti Kerentanan Ekonomi Global di Indonesia Economic Summit 2026
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Wafatnya Meri Hoegeng, Istri Jenderal Polisi Hoegeng
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.