Dugaan Jenazah Palsu di TPU Tegal Alur, Polisi Periksa Pengelola hingga Penggali Kubur

kompas.com
19 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Polisi memeriksa sejumlah petugas Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, terkait dugaan pemalsuan jenazah yang dilaporkan seorang warga bernama Imelda (51).

Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami proses pemakaman jenazah atas nama Rudy Watak yang belakangan digugat oleh putrinya.

Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Barat sebagai bagian dari tahap penyelidikan awal.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Sipayung membenarkan adanya pemeriksaan terhadap pihak TPU.

Baca juga: Dugaan Pemalsuan Jenazah TPU Tegal Alur, Polisi Fokus Periksa Dokumen

“Benar. Emang kemarin kami sudah minta keterangan, karena kan ini masih penyelidikan,” ujar Arfan saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (4/2/2026).

Arfan menjelaskan, pihak-pihak yang dipanggil adalah mereka yang bertugas dan bertanggung jawab saat proses pemakaman berlangsung pada Mei 2022.

“Jadi yang terkait dengan yang bertanggung jawab lah intinya yang kami periksa,” kata Arfan.

Namun, ia belum bersedia membeberkan materi maupun hasil pemeriksaan para saksi karena masih berkaitan dengan teknis penyidikan. Arfan meminta waktu agar penyidik dapat bekerja secara maksimal.

“Nanti ya, pokoknya segera lah akan kita ungkap gitu. Minta waktunya ya, terima kasih,” ujar Arfan.

Dikonfirmasi terpisah, Imelda menyebut ada empat orang dari pihak TPU Tegal Alur yang telah dimintai keterangan oleh penyidik Polres Metro Jakarta Barat.

“Penyidik dari Polres Jakarta Barat sudah memanggil pihak TPU Tegal Alur, yaitu pimpinan TPU Tegal Alur, Kepala Security TPU Tegal Alur, dan dua orang penggali kubur,” ujar Imelda kepada Kompas.com, Rabu.

Baca juga: Dokumen Tak Sinkron, Keluarga Duga Rekayasa Panti Sosial soal Jenazah di TPU Tegal Alur

Menurut Imelda, dua penggali kubur yang diperiksa merupakan petugas yang secara langsung melakukan pemakaman jenazah atas nama Rudi Watak pada saat itu.

Imelda mengapresiasi langkah Polres Metro Jakarta Barat yang dinilainya serius menindaklanjuti laporan dugaan pemalsuan jenazah tersebut.

“Ini menunjukkan bukti nyata atas kepedulian dari Polres Jakarta Barat untuk menyelidiki laporan saya. Dan saya akui, dari sekian banyak laporan polisi yang sudah saya buat, di Polres Jakarta Barat ini berbeda,” tutur Imelda.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Para penyidiknya menunjukkan perhatian untuk membantu saya untuk menindaklanjuti pengaduan saya,” tambahnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Listrik di Ukraina Padam Usai Serangan Rusia, Ribuan Orang Kedinginan
• 17 jam laludetik.com
thumb
Kebiasaan Pekerja Jepang yang Bikin Karier Sukses
• 3 jam lalubeautynesia.id
thumb
KPK Tangkap 17 Orang dalam OTT Bea Cukai
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
Israel Batalkan Koordinasi Evakuasi Pasien dari Gaza
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Rekam Jejak Kasus Indisipliner Sumardji Bersama Timnas Indonesia: Kartu Merah di Bahrain, hingga Skorsing 20 Laga
• 7 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.