Listrik di Ukraina Padam Usai Serangan Rusia, Ribuan Orang Kedinginan

detik.com
17 jam lalu
Cover Berita
Kyiv -

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pihaknya tengah berupaya memulihkan listrik di Kyiv dan berbagai daerah usai serangan Rusia. Serangan Rusia itu menargetkan sektor energi di Ukraina.

Dilansir BBC, Rabu (4/2/2026), Zelensky mengatakan lebih dari 1.100 gedung apartemen di ibu kota masih tanpa listrik. Rusia baru-baru ini melakukan serangan usai jeda selama seminggu karena cuaca dingin yang diminta Presiden AS Donald Trump.

Permintaan itu dilayangkan langsung kepada Presiden Rusia Vladimir Putin. Sementara itu, para pejabat AS, Ukraina, dan Rusia kembali bertemu di Abu Dhabi untuk membahas detail rencana perdamaian.

Baca juga: Menghadirkan Jiwa Kemanusiaan di Meja Perundingan Dunia

"Hingga hari ini, situasi tersulit ada di Kyiv dan wilayah sekitarnya, Kharkiv dan wilayah sekitarnya, wilayah Sumy, dan wilayah Poltava," tulis Zelensky di media sosialnya.

"Situasinya juga sulit di bagian lain Ukraina tengah, termasuk wilayah Dnipro dan Cherkasy," lanjutnya.

Dia mengatakan pihaknya bakal mengerahkan petugas perbaikan untuk membantu memulihkan aliran listrik. Dia mengatakan petugas telah kelelahan.




(isa/haf)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Poin Xi Saat Telpon Trump: China Selalu Konsisten Antara Ucapan dan Tindakan
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Anggota Komisi III Nilai Isu Polri di Bawah Kementerian Malah Kesampingkan Esensi Reformasi Kepolisian Sesungguhnya
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Cekcok Penumpang dan Petugas Transjakarta: Kita 2 Jam Nunggu, Banyakin Unitnya!
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Sindikat Obat Aborsi Ilegal Bogor Digerebek, Ini Nama Merek dan Tokonya
• 9 jam lalumerahputih.com
thumb
Prabowo Ketemu 3 Jam Bareng Eks Menlu-Wamenlu di Istana, Ini Hasilnya
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.