Penyaluran Rumah Subsidi Capai 279.000, Pemerintah Apresiasi Peran BRI

cnbcindonesia.com
9 jam lalu
Cover Berita
Foto: dok Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait bersama Direktur Utama BRI, Hery Gunardi.

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menyebut bahwa penyaluran rumah subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) mengalami kenaikan pada 2025.

Dia mengungkapkan pada 2023, penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai 229.000 unit rumah, sedangkan pada 2025 mencapai 279.000.

"Baru setahun pemerintah Presiden Prabowo, tahun 2025, itu kenaikan yang luar biasa, yaitu 279.000. Jadi ada kenaikan sekitar 50.000 dalam satu tahun," ungkap dia saat ditemui di Gedung BRI I, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).


Pemerintah pun mengapresiasi upaya PT Bank Rakyat Indonesia yang juga turut membantu mensukseskan program pemerintah untuk mendorong pembiayaan rumah subsidi tersebut. Di mana kontribusi BRI tercatat mengalami kenaikan sebesar 100% dalam penyaluran rumah subsidi.

"Tahun 2024 itu ada 16.000 yang dibiayai oleh BRI. Tahun 2025 menjadi 32.000. Ini kenaikan dari presentasi yang terbesar. Saya ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya," kata Ara.

"Artinya, ada 32.000 MBR (masyarakat berpenghasilan rendah), apakah itu petani, nelayan, buruh, ART, supir, ojek, dan lain-lain yang bisa mendapatkan rumah berkat kerja keras daripada BRI," tambah dia.

Baca: Purbaya Janji Tak Akan Kurangi Insentif Pajak: Sampai Ekonomi Kuat

Menurut Ara capaian ini membuktikan bahwa daya beli perumahan subsidi tidak mengalami penurunan. Bahkan program ini turut mendorong penyerapan tenaga kerja.

"Rumah subsidi ini yang mengerjakan rata-rata 4-5 orang. Kalau 279.000 tahun 2025, dikali 5, itu yang bekerja sudah sekitar 1.000.000 orang lebih. Artinya bekerja di rumah. Kalau 4, berarti 800.000 lebih. Itu menyerap tenaga kerja," terang dia.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Utama BRI, Hery Gunardi mengatakan pihaknya mendukung penyaluran program rumah subsidi. Dia pun mengapresiasi capaian tersebut.

"Kita bersyukur bahwa di tahun 2025 yang lalu, Desember, peningkatannya adalah 100%. Dan kita sudah menyalurkan lebih dari Rp16 triliun pembiayaan rumah bersubsidi. Harapannya tahun ini target, tadi Pak Menteri sudah namain target lagi 100% lagi naik," terang Hery.

Baca: Setoran Pajak Tumbuh 30% Januari 2026, Purbaya: Ekonomi Balik Arah!

(dpu/dpu)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Dukung Ekonomi Berkelanjutan, BRI Dapat Anugerah ESG 2026

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Susno: Pemasukan di Bidang Batubara 150% Tidak Masuk ke Negara, Presiden Prabowo Punya Catatan
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Pimpinan DPR Dorong APH Dalami Penyebab Anak SD di NTT Bunuh Diri
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Besiktas Boyong Penyerang Timnas Korea Selatan Oh Hyeon-gyu dari KRC Genk
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Siklon Tropis Penha Terbentuk, BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Carabao International Open Diharapkan Genjot Perkembangan Biliar Indonesia
• 8 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.