Mensesneg Imbau Pemerintah Daerah Pantau Kelompok Rentan

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengimbau pemerintah daerah, termasuk kepala desa dan kepala dusun, untuk aktif memantau kondisi warga, terutama kelompok rentan. Langkah ini penting untuk mencegah insiden tragis seperti yang dialami seorang siswa SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, kembali terulang.

Prasetyo menekankan pentingnya proaktif dalam monitoring warga dan melaporkan apabila ada yang belum terdaftar sebagai penerima manfaat dari program pemerintah. Hal ini disampaikan Prasetyo saat jumpa pers di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (4/2) malam. "Kepala desa atau kepala dusun harus terus memantau dan melaporkan kondisi warga," ujarnya.

Dalam upaya mencegah insiden serupa, Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah akan mencari cara-cara efektf. Saat ini, dia telah berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti.

Prasetyo menegaskan bahwa kehadiran pemerintah harus dirasakan hingga ke lapisan masyarakat paling bawah. "Kita harus memastikan intervensi pemerintah menyentuh seluruh lapisan masyarakat, terutama yang paling rentan," tambahnya.

Evaluasi Kebijakan Penghapusan Kemiskinan

Prasetyo juga menyatakan bahwa insiden di NTT menjadi bahan evaluasi kebijakan penghapusan kemiskinan yang sedang berlangsung. "Ini bagian dari evaluasi menyeluruh, termasuk masalah pendataan dan kepedulian sosial," katanya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Insiden tersebut melibatkan seorang siswa SD berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada yang mengakhiri hidupnya dengan meninggalkan surat untuk ibunya. Korban tinggal bersama neneknya karena ibunya, seorang petani dan pekerja serabutan, mengurusi lima anak sendirian.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pemulihan Pascabencana Berhasil, Deflasi Muncul di Tiga Provinsi Sumatera
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Cak Imin Bahas Pilkada Via DPRD dengan Prabowo: Politik Terlampau Kompetitif
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Kepala KPP Madya Banjarmasin Kena OTT KPK
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Hadapi Tekanan Inflasi pada Ramadan, TPID Malang Siap Gelar Operasi Pasar
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Dituding Menjelekan Dali dan Yaya, Begini Respon Jennifer Coppen
• 14 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.