VIVA –Rasa nyeri di area intim pria seperti buah zakar memang bisa membuat cemas, tapi jangan langsung panik. Memang ada beberapa penyebab serius seperti infeksi menular seksual (IMS) atau kanker, tetapi sebagian besar kasus disebabkan oleh hal yang lebih umum dan tidak berbahaya.
Jika kamu merasakan nyeri, ketidaknyamanan, atau sakit tajam, penting untuk memahami penyebabnya dan langkah yang bisa diambil. Melansir laman Mens Health, Rabu 4 Februari 2026, rasa nyeri di buah zakar bisa berbeda-beda pada setiap pria, tergantung penyebabnya. Bisa terasa seperti pegal atau nyeri ringan, sensitif saat disentuh hingga sakit tajam di bagian dalam.
Namun demikian perlu dicatat nyeri di buah zakar umum terjadi. Bahkan, menurut spesialis urologi dan kesehatan pria, dr. Jamin Brahmbhatt, M.D. hampir setiap pria kemungkinan besar akan mengalaminya setidaknya sekali seumur hidup.
Nyeri di buah zakar bisa berasal dari berbagai hal. Bisa terkait masalah di area lain, seperti batu ginjal, gangguan pencernaan, atau pembuluh darah di buah zakar, hingga kondisi lain yang memerlukan perhatian medis. Berikut beberapa penyebab paling umum yang perlu diketahui:
1. Torsi Buah zakar
Torsi buah zakar terjadi saat buah zakar berputar dan memutar saluran spermatik yang menempel pada tubuh, sehingga aliran darah ke buah zakar terhenti. Dr. Michael P. Zahalsky menjelaskan, kondisi ini mirip seperti memetik apel: Anda harus memutar tangkainya sampai apel terlepas begitu pula dengan buah zakar, bisa berputar sampai jaringannya rusak.
Torsi buah zakar bisa terjadi saat berolahraga, berhubungan seks, atau bahkan tidur. Paling sering terjadi pada usia 12–18 tahun, tapi bisa terjadi pada usia berapa pun. Gejala utamanya adalah nyeri hebat mendadak pada skrotum, disertai pembengkakan, nyeri perut, mual, muntah, atau posisi buah zakar yang tidak biasa.
Jika dicurigai terjadi torsi, segera ke dokter, karena ini darurat medis. Kadang dokter bisa meluruskan buah zakar secara manual, tapi seringnya perlu operasi. Jika aliran darah terhenti terlalu lama, jaringan bisa mati dan buah zakar mungkin harus diangkat.




