Kabupaten Tumanggus Bakal Optimalkan Potensi Sumber Daya Guna Jalankan Instruksi Presiden

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI, Prabowo Subianto menginstruksikan kemandirian ekonomi dan kebersihan lingkungan bagi setiap daerah dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026.

Pemerintah Kabupaten Tanggamus berkomitmen dalam memandirikan ekonomi dan menjaga kebersihan lingkungan sesuai intruksi dari pemerintah pusat.

Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi mengatakan pihaknya kan menjalani intruksi pemerintah pusat agar daerahnya tak tergantung dengan pendanaan pusat melainkan dengan cara mengoptimalakan sumber daya yang ada dalam menopang kemandiriaan ekonomi.

“Kepala daerah itu harus bertanggung jawab untuk memajukan daerahnya, karena memang harus berdiri di kaki sendiri. Potensi-potensi yang ada di daerah itu merupakan modal. Oleh karena itu kepala daerah harus menginisiasi untuk menggali potensi tersebut,” kata Saleh Asnawi kepada awk media, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Saleh Asnawi menuturkan pihaknya akan mengoptimalkan kekayaan sumber daya seperti pertanian, perkebunnan, perikanan dan pariwisata.

Ia menekankan pihaknya akan memaksimalkan potensi yang ada denga program hilirisasi agar dapat memberi nilai tambah bagi masyarakat.

“Dari pertanian kita hilirisasi, hasil perkebunan kita hilirisasi, termasuk ikan juga kita hilirisasi. Tanggamus juga punya potensi destinasi wisata yang akan kita garap. Bagaimanapun kita harus berdiri di kaki sendiri, tidak hanya tergantung pembagian hasil dari pusat,” tegasnya.

Tak hanya ekonomi, isu kebersihan dan pengelolaan sampah juga menjadi sorotan utama. 

Saleh Asnawi menyebut arahan Presiden terkait sampah sangat relevan dengan visi Tanggamus sebagai daerah tujuan wisata.

Ia juga mengungkapkan adanya korelasi kuat antara arahan Presiden dengan audiensi yang baru saja dilakukan bersama Kementerian Dalam Negeri terkait program pengelolaan sampah dan bantuan hibah internasional.

“Sampah itu sangat penting. Kalau kita ingin mengangkat destinasi wisata, maka semuanya harus bersih. Wisata bahari, perkebunan, air terjun, semua harus clear dari sampah. Kita akan jalankan instruksi Presiden dan membiasakan masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, untuk membuang sampah pada tempatnya,” kata Saleh Asnawi.

“Kami diundang Kemendagri terkait sampah dan Alhamdulillah persyaratan hibah dari Bank Dunia sudah kami penuhi. Insyaallah dalam waktu dekat sudah mulai terlihat apa yang bisa kita dapat. Kita siapkan TPS, tempat pengolahan, dan kerja sama dengan perusahaan untuk menerima hasil hilirisasi,” sambungnya.(raa)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pertamina Enduro bertekad manfaatkan momentum tuan rumah
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Ngaku Ingin Pensiun di Camp Nou, Lamine Yamal Bikin Fans Barcelona Baper
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Dokter Curhat Alkes-Spesialis Kurang, Menkes Janji Pemerataan Layanan Kanker
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
APFI Dorong Pemerintah Berikan Insentif untuk Film Indonesia
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
Digitalisasi Harus Berdampak Langsung pada Pengentasan Kemiskinan, Tegas Menkomdigi Meutya Hafid
• 6 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.