Di tengah ketatnya persaingan segmen SUV entry–medium, Daihatsu Terios masih mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu model favorit di Tanah Air sepanjang 2025.
Model ini tetap relevan di pasar, meski belum dibekali teknologi yang terlalu kompleks seperti SUV baru yang bermunculan.
PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menilai, daya tarik utama Terios terletak pada kombinasi karakter yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Mulai dari harga yang relatif terjangkau, desain tangguh, hingga kemampuan melibas beragam kondisi jalan menjadi faktor penopang kuat penjualannya.
Marketing Director dan Corporate Communication Director PT ADM, Sri Agung Handayani, menyampaikan apresiasi kepada konsumen yang terus mempercayakan pilihannya pada Terios. Ia menegaskan model ini memang dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar SUV entry–medium di Tanah Air.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap Daihatsu Terios," ujar Agung kepada kumparan Rabu (4/2/2026).
"Model ini menjadi favorit di segmen SUV entry–medium karena memiliki harga terjangkau, desain tangguh, penggerak roda belakang, dan ground clearance tinggi yang andal dalam melewati berbagai kondisi jalan di Indonesia,” lanjutnya.
Menurut Daihatsu, Terios kini menjadi salah satu SUV medium dengan harga di kisaran Rp 300 jutaan yang memiliki dominasi pasar cukup kuat. Pangsa pasarnya disebut mencapai sekitar 45 persen di segmen tersebut.
Menariknya, kontribusi penjualan Terios justru didominasi oleh wilayah di luar Pulau Jawa. Agung bilang, sekitar 60 persen penjualan Terios berasal dari luar Jawa, dengan wilayah Sumatra bagian utara menyumbang sekitar 30 persen dari total penjualan nasional.
“Karakter Terios memang sangat cocok untuk wilayah dengan kondisi jalan yang beragam, terutama di luar Jawa. Itu sebabnya kontribusi penjualannya cukup besar dari daerah-daerah tersebut,” jelasnya.
Lebih lanjut, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang Januari hingga Desember 2025 Daihatsu Terios mencatatkan penjualan sebanyak 15.157 unit. Sementara itu, kembarannya, Toyota Rush, membukukan penjualan lebih tinggi dengan total 28.805 unit pada periode yang sama.
Meski demikian, Daihatsu menilai capaian Terios tetap solid, mengingat persaingan di segmen SUV entry–medium semakin ketat. Kombinasi harga, karakter penggerak roda belakang, serta ketangguhan di berbagai medan masih menjadi nilai jual utama Terios bagi konsumen Indonesia.





