Harga Minyak Melonjak 3 Persen di Tengah Ketidakpastian Perundingan AS-Iran

idxchannel.com
12 jam lalu
Cover Berita

Presiden AS Donald Trump mengancam akan melancarkan serangan terhadap Iran jika negara itu tidak menyepakati perjanjian yang mengatur program nuklirnya.

Harga Minyak Melonjak 3 Persen di Tengah Ketidakpastian Perundingan AS-Iran. Foto: Reuters.

IDXChannel - Harga minyak dunia melonjak pada Rabu (4/2/2026) di tengah ketidakpastian perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang dijadwalkan Jumat pekan ini.

Melansir Investing, minyak mentah AS naik USD1,93 atau 3,05 persen, ditutup di USD65,14 per barel. Patokan global Brent naik USD2,13, atau 3,16 persen menjadi USD69,46 per barel.

Baca Juga:
Gubernur The Fed Stephen Miran Mundur sebagai Penasihat Ekonomi Gedung Putih

Presiden AS Donald Trump mengancam akan melancarkan serangan terhadap Iran jika negara itu tidak menyepakati perjanjian yang mengatur program nuklirnya. 

Konflik AS dengan Iran dapat mengganggu pasokan minyak mentah di Timur Tengah. Iran merupakan anggota OPEC dan produsen minyak yang signifikan.

Baca Juga:
AS-Iran Lanjutkan Rencana Pembicaraan Nuklir usai Insiden Penembakan Drone

Namun, rencana pembicaraan antara AS dan Iran sedikit meredakan ketegangan. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan diskusi dengan AS mengenai program nuklir Republik Islam akan berlangsung pada Jumat pukul pukul 10.00 di Muscat, Oman.

Rencana pembicaraan tersebut hampir batal pada Rabu setelah Washington dan Teheran tidak dapat menyepakati lokasi dan format, menurut laporan Axios yang mengutip dua pejabat AS. Namun, para pemimpin Timur Tengah berhasil melobi AS agar tidak meninggalkan pembahasan tersebut.

Baca Juga:
Wall Street Ditutup Melemah, Kekhawatiran Terkait AI Meningkat Jelang Laporan Keuangan Alphabet

Harga minyak Sepanjang pekan ini bergerak fluktuatif mengikuti perkembangan isu deeskalasi AS–Iran dan kekhawatiran terganggunya pasokan minyak melalui Selat Hormuz. 

Jalur ini menjadi urat nadi perdagangan energi global di mana sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewatinya.

"Jika konflik terbuka terjadi di Iran, sekitar 3,4 juta barel per hari pasokan minyak berisiko terganggu. Namun yang lebih krusial adalah kontrol Iran atas Selat Hormuz,” kata Direktur Energi dan Kilang ICIS, Ajay Parmar.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menghindari Bunching Effect dalam perilaku kepatuhan pajak
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Coach Justin Sebut Timnas Futsal Indonesia Sudah Level Asia
• 37 menit lalutvrinews.com
thumb
Kasus Anak SD Bunuh Diri: Tamparan bagi Negara
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
PT SMI Teken Dua Hibah untuk Perkuat Pembiayaan Hijau dan Transisi Energi
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
• 5 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.