jpnn.com, JAKARTA - Dua penjual minyak tanah di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hilang.
Mereka adalah Yoseph Heryanto S Dasor (30) dan Fodi Ndalung (20).
BACA JUGA: Siswa SD Bunuh Diri di Ngada NTT, Atalia Praratya DPR Dorong Penguatan Sekolah Rakyat
“Sudah hampir dua minggu mereka tidak pulang di rumah. Saya tidak tahu, ada di mana mereka,” kata Mike, orang tua Yoseph di Labuan Bajo ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, Rabu, 4 Februari 2026.
Dia mengaku komunikasi terakhir dengan anaknya pada hari Minggu, 25 Januari 2026.
BACA JUGA: Prabowo Beri Perhatian Khusus pada Kasus Siswa Bunuh Diri di NTT
Saat itu, mereka sedang menjual minyak tanah di wilayah Terang, Kecamatan Boleng.
Setelah tanggal tersebut, tidak diketahui di mana keberadaan mereka.
BACA JUGA: Siswa di Ngada Bunuh Diri Gegara Tak Punya Buku, Legislator NTT: Memilukan Hati
“Sampai hari ini, saya tunggu kedatangan mereka di rumah, tetapi tidak pulang-pulang. Saya khawatir mereka sudah meninggal,” ujar Mike.
Dia mendapat informasi dari temannya bahwa anaknya ditangkap polisi. Namun, sampai hari ini, tidak ada polisi yang memberitahu kepadanya bahwa anaknya ditangkap.
“Tidak ada polisi yang kasih tahu saya bahwa mereka ditangkap. Kalau betul ditangkap, apa kesalahan mereka, apa mereka sudah tersangka atau bukan. Kalau sudah tersangka, kenapa tidak kasih tahu kepada keluarga,” ujar Mike.
Dia berharap anaknya segera kembali dengan selamat ke rumah. Jika benar di kantor polisi, harus ada pemberitahuan ke keluarga.
“Semoga mereka masih hidup. Selaku orang tua, saya cemas keberadaan mereka. Saya belum percaya mereka di kantor polisi karena tidak ada pemberitahuan,” tegas Mike.(fri/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Legislator Bicara Potensi Kelalaian Penyaluran Bantuan Pendidikan
Redaktur & Reporter : Friederich Batari



