Kabar Baik, MBG Prabowo Bakal Menyasar ke Lansia

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengatakan, pemerintah tengah mematangkan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi orang tua lanjut usia (lansia), terutama mereka yang berusia di atas 75 tahun dan tinggal sendirian.

Gus Ipul sapaan akrabnya mengaku, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana untuk menyiapkan skema pelaksanaan program tersebut.

BACA JUGA: Anggaran MBG Kena Pangkas Purbaya untuk Program Gentengisasi

Menurutnya, saat ini program akan diprioritaskan untuk lansia di atas 75 tahun. Namun ke depannya, diperluas ke kelompok usia di bawah 75 tahun.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Kepala BGN Prof. Dadan untuk mematangkan rencana makan bergizi gratis untuk lansia yang usianya di atas 75 tahun dan tinggal sendirian. Kalau alokasinya sudah habis (terpenuhi), nanti baru di bawah 75 tahun," jelas Gus Ipul dikutip Kamis (5/3).

BACA JUGA: BGN Tidak Melarang Siapa pun Mengunggah Menu MBG di Medsos

Layanan MBG untuk lansia akan dilaksanakan melalui dapur umum milik BGN.

Dapur tersebut, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di sekitar wilayah penerima manfaat, juga akan melayani penyandang disabilitas.

Gus Ipul menyebut data penerima manfaat akan diperoleh dari pemerintah daerah. Setelah melalui proses asesmen, data itu akan ditetapkan oleh kepala daerah sebelum diserahkan kepada BGN untuk ditindaklanjuti dalam penyaluran pelayanan.

Selain itu, Kemensos juga sedang menyiapkan penguatan layanan pendampingan bagi lansia dan penyandang disabilitas melalui tenaga caregiver dan perawat terlatih secara bertahap.

Sebelum proses pelatihan tenaga pendamping rampung, pemerintah akan memanfaatkan tenaga pengantar yang bertugas menyalurkan makanan langsung ke rumah para penerima manfaat.

"Kita akan memperkuat dengan perawat-perawat yang terlatih secara bertahap. Kita awali dengan pelatihan-pelatihan dulu tapi sebelum mereka misalnya belum selesai mengikuti pelatihan, ya kita akan menggunakan tenaga-tenaga yang mengirim ke rumah-rumah lansia dan penyandang disabilitas," kata Gus Ipul.

Terkait dengan pendanaan, Gus Ipul menekankan anggaran program MBG untuk lansia akan terpusat di Badan Gizi Nasional.

Kemudian, Kemensos berperan dalam menyiapkan sistem pendampingan dan distribusi layanan.

"Jadi, anggarannya nanti kita jadikan satu di BGN, sementara kami menyiapkan yang mengantarkan, yang merawat," imbuhnya.(antara/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KSAD Jenderal Maruli Memberangkatkan Prajurit Berprestasi untuk Umrah dan Ziarah Rohani
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
Hujan salju ekstrem di Jepang sebabkan 30 kematian
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Nadia Shakila Jadi Hot News di Sekolah Usai Raih Top Scorer MLSC Yogyakarta
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Polda Metro Turun Tangan Usut Laporan Dokter Oky Soal Teror Karangan Bunga
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Mantan Direktur Penyidikan dan Penindakan Bea Cukai Terjaring OTT KPK!
• 14 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.