Dosen Unika Mamuju dan Kuasa Hukum Pemprov Sulbar Chairul Amri Raih Gelar Doktor di UIN Makassar

terkini.id
9 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Makassar – Kuasa Hukum Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Chairul Amri, S.H., M.H., resmi menyelesaikan studi program Doktoral di Pascasarjana UIN Alauddin Makassar.

Chairul peroleh gelar Doktor dengan disertasi berjudul “Penyelesaian Sengketa Hasil Pemilihan Umum di Indonesia Oleh Peradilan Khusus (Prespektif Ius Konstituendum dan Fiqih Siyasah)”.

Disertasi ini menyoroti mekanisme penyelesaian sengketa hasil pemilu di Indonesia melalui peradilan khusus, menggabungkan perspektif hukum positif dan prinsip fiqh siyasah.

Chairul Amri menekankan pentingnya pendekatan hukum yang adil, transparan, dan konstitusional dalam menegakkan hak politik warga negara.

Proses akademik Chairul Amri diawali dari jenjang pendidikan sekolah di Sulawesi Barat dan selanjutnya Ia menempuh pendidikan studi Sarjana Ilmu Hukum di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, lulus pada 2012.

Ia kemudian menempuh Magister Hukum di UMI Makassar dan lulus pada 2015.

Pada tahun akademik 2021/2022, Chairul Amri diterima di program Doktoral Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, prodi Dirasat Islamiyah, konsentrasi Ilmu Hukum dan Syariah.

Selain akademik, Chairul Amri aktif dalam berbagai organisasi, baik internal maupun eksternal kampus. Ia pernah menjabat sebagai pengurus BEM Fakultas Hukum UMI, anggota HIPERMAHK.SC, MAPALA UMI, PERMAHI, HMI Makassar, hingga APHTN-HAN Sulawesi Barat.

Kegiatan ini memperkuat kompetensi akademik sekaligus pengalaman organisasionalnya.

Saat ini, Chairul Amri juga aktif sebagai advokat yang menjadi kuasa hukum Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Pemerintah Kabupaten Mamuju, serta BUMD PDAM Tirta Manakarra.

Ia juga memberikan pendampingan hukum untuk masyarakat kurang mampu melalui Lembaga Bantuan Hukum Mandar Yustisi (LBH MY).

Selain itu, Chairul Amri mengajar sebagai dosen tetap di Universitas Tomakaka (UNIKA) Mamuju sejak 2015.

Dalam wawancara eksklusif, Chairul Amri menyampaikan rasa syukur atas pencapaian akademiknya.

“Alhamdulillah, dengan izin Allah SWT, saya dapat menyelesaikan disertasi ini. Perjalanan ini tidak mudah, penuh tantangan, terutama dalam menyelaraskan perspektif hukum positif Indonesia dengan prinsip fiqh siyasah. Namun, dukungan dari keluarga, dosen pembimbing, serta teman-teman sejawat menjadi motivasi utama saya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa disertasi ini lahir dari pengalamannya menangani sengketa pemilu dan keinginannya untuk memberikan kontribusi nyata bagi penegakan hukum di Indonesia.

“Melalui penelitian ini, saya berharap dapat memberikan referensi akademik yang bermanfaat bagi praktisi hukum, pembuat kebijakan, dan masyarakat yang ingin memahami proses penyelesaian sengketa pemilu secara profesional dan sesuai konstitusi,” kata Chairul Amri.

Chairul Amri berharap penelitian ini menjadi jembatan antara teori dan praktik hukum di Indonesia.

Ia menegaskan pentingnya penguatan peradilan khusus dalam menyelesaikan sengketa pemilu agar demokrasi di Indonesia semakin matang.

“Saya berharap generasi muda, khususnya mahasiswa hukum, dapat mengambil pelajaran dari penelitian ini dan termotivasi untuk aktif berkontribusi dalam bidang hukum serta hak asasi manusia. Semoga penelitian ini juga mendorong pengembangan studi hukum konstitusi dan fiqh siyasah di Indonesia,” ungkapnya.

Chairul Amri juga berpesan kepada masyarakat Sulawesi Barat agar terus memperkuat kesadaran hukum dan partisipasi dalam pemilu.

“Pemilu adalah hak dan kewajiban warga negara. Semakin paham masyarakat terhadap mekanisme hukum, semakin kuat demokrasi kita. Saya ingin karya akademik ini tidak hanya berhenti di ranah teori, tapi memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Chairul Amri mengucapkan terima kasih kepada Allah SWT dan bershalawat atas junjungan Nabi Muhammad SAW atas selesainya disertasinya. Ia menekankan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras, doa orang tua, dan dukungan keluarga serta mentor akademik.

Profil Penulis
Chairul Amri, S.H., M.H., lahir pada 9 Juni 1990 di Mamuju, Sulawesi Barat, sebagai anak kesembilan dari sepuluh bersaudara.

Ia menempuh pendidikan dari SD hingga perguruan tinggi di Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan.

Aktif sebagai advokat, pendidik, dan penggiat bantuan hukum masyarakat, Chairul Amri memiliki rekam jejak akademik dan profesional yang luas, dengan fokus penelitian pada hukum pemilu, penyelesaian sengketa pemilihan umum, dan hak asasi manusia.

Saat ini ia juga menjadi dosen tetap di Universitas Tomakaka (UNIKA) Mamuju, Sulawesi Barat


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kinerja Ekonomi RI 2025 Solid, BPS Ungkap Faktor Pendorong Utama
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Daftar Atlet ASEAN di Olimpiade Musim Dingin 2026: Filipina dan Thailand Pimpin Delegasi
• 18 jam lalumediaindonesia.com
thumb
BPS Ungkap Wajah Kemiskinan NTT, Angka Turun tapi Beban Hidup Naik
• 52 menit lalumediaindonesia.com
thumb
Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo Cs Minta Salinan 709 Dokumen ke Polda Metro
• 5 jam laluokezone.com
thumb
Tes Kepribadian: Gambar Pertama yang Dilihat Bisa Ungkap Apakah Kamu Benar-benar Baik Hati
• 21 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.