Kisah Cecilia Mahue Studi di AS dengan Beasiswa Otsus, Kini Jabat Anggota DPRP Papua

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Dua perempuan muda berprestasi asal Papua, Cecilia Novani Mehue dan Yunita Alanda Monim, berpendapat dana Otonomi Khusus (Otsus) bidang pendidikan harus dimanfaatkan maksimal untuk meningkatkan kualitas anak muda Papua. 

Mereka juga mendorong agar pemerintah daerah di Papua terus mensosialisasikan program beasiswa Otsus agar makin banyak anak muda Papua menikmati pendidikan di berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.

Baca Juga :
Iran Pilih Oman Jadi Tuan Rumah Perundingan Nuklir, AS Belum Konfirmasi
Israel Bisiki 4 Tuntutan ke AS Jelang Perundingan dengan Iran, Apa Saja?

Caecilia Mehue merupakan salah satu figur perempuan muda Papua yang berhasil menyelesaikan studi Sarjana di Amerika Serikat lewat program beasiswa otonomi khusus (Otsus). Usai studi Sarjana Strata 1 dan Strata 2 di Oregon State University, Cecilia kini mengabdi sebagai anggota DPRP Papua.

“Saya ini aset hidup otonomi khusus Papua. Jadi saya harus pulang ke Papua untuk membantu masyarakat dalam bentuk apapun,” kata Cecilia saat diskusi Kemendagri di Jakarta.

Cecilia mengaku mendapat beasiswa Otsus Papua pada masa Gubernur Lukas Enembe. Dia kemudian menyelesaikan studi S1 dan S2 di Amerika selama tujuh tahun.

Saat masih studi di Amerika, Cecilia sudah terlibat langsung dalam gerakan pemberdayaan perempuan Papua lewat organisasi Ikatan Mahasiswa Papua Amerika dan Kanada (IMAPA). Terakhir dia menjabat sebagai Wakil Presiden di organisasi yang beranggota ratusan anak Papua penerima beasiswa di Amerika dan Kanada tersebut.

“Saya ini berasal dari keluarga yang sederhana. Karena itu saya mencari beasiswa untuk sekolah dan pulang membantu orang tua dan masyarakat kami,” ungkap Cecilia.

Sepulang dari Amerika, Cecilia mengaplikasikan ilmu yang dia peroleh dengan membuka usaha kafe di Sentani dan mempekerjakan anak-anak Papua. 

Dia juga terlibat dalam sejumlah kegiatan pemberdayaan masyarakat Papua sebagai dosen kontrak di Universitas Swadiri Jayapura, terlibat dalam Yayasan Ada Kitong Pung Rumah dan kegiatan di gereja.

Saat pemerintah pusat melakukan seleksi anggota DPRP Papua periode 2024-2029 dari jalur Otsus, Cecilia mendaftar dan mengikuti serangkaian tes sehingga terpilih sebagai anggota dewan.

“Sebagai anggota Dewan hasil pengangkatan dari jalur Otsus, tugas saya adalah menjaga dan memperjuangan hak-hak adat orang asli Papua agar bisa masuk dalam program pemerintah daerah,” timpalnya.

Baca Juga :
Netanyahu Kompori AS Jelang Perundingan: Iran Tak Dapat Dipercaya
Memanas! Jet Tempur F-35 Tembak Jatuh Drone Iran yang Memata-matai Kapal Induk AS
AS Tembak Jatuh Drone Iran yang Dekati Kapal Induknya di Laut Arab

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harga Cabai Rawit Melonjak Tembus Rp 80 Ribu
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Badan Bahasa ubah definisi sawit jadi pohon, ilmu botani tunjukkan perbedaannya dengan pohon asli
• 41 menit lalubrilio.net
thumb
Viral di Korea, Apa Itu Dubai Chewy Cookie?
• 1 jam lalubeautynesia.id
thumb
Seskab Jelaskan Iuran Board of Peace Tak Wajib, RI Belum Bayar
• 9 jam laludetik.com
thumb
Pipa PDAM di Plangon Bocor, Distribusi Air Bersih Kota Cirebon Terhenti
• 5 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.