Baznas Targetkan Pengumpulan Zakat, Infak dan Sedekah Selama Ramadhan 1447 H Sebesar Rp 515 Miliar

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menargetkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) selama Ramadhan 1447 H/2026 M sebesar Rp 515 miliar.

"Target Rp 515 miliar itu hanya untuk di Baznas RI (pusat) saja. Terkait sumber penghimpunan, kami memproyeksikan kontribusi besar berasal dari perusahaan. Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak perusahaan yang menyatakan komitmen untuk menunaikan zakat melalui Baznas. Dari sinilah kami berani menetapkan target Rp 515 miliar. Angka ini memang terbilang berani, namun landasan dan alasannya kuat," kata Ketua Baznas RI Noor Achmad dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Baca Juga :
Baznas RI Tetapkan Zakat Fitrah Rp50 Ribu per Jiwa pada Ramadhan 1447 Hijriah
Jangan Sampai Terlewat, Ini Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadhan yang Benar

Ia mengatakan target pengumpulan tersebut bukan semata-mata angka, melainkan bentuk ikhtiar Baznas dalam memperluas manfaat zakat bagi mustahik di seluruh Indonesia.

Ia menilai peningkatan target pengumpulan ZIS tersebut didorong oleh tren positif kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, khususnya saat Ramadhan.

Ia juga menekankan zakat bukan sekadar ibadah individual, tetapi juga kekuatan kolektif umat untuk mengurangi kemiskinan dan kesenjangan.

"Melalui momentum Ramadhan, kami berharap partisipasi masyarakat dalam berzakat melalui Baznas semakin meningkat," ujarnya.

Ia memastikan dana ZIS yang terhimpun akan dikelola secara amanah dan profesional serta diarahkan pada program-program yang berdampak langsung bagi mustahik, mulai dari bantuan sosial, layanan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga penanganan bencana.

Ia berharap, peningkatan kepercayaan publik terhadap Baznas dapat mendorong zakat untuk memperkuat Indonesia.

Pimpinan Baznas RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan menyampaikan upaya pencapaian target Rp 515 miliar akan didorong melalui peningkatan kualitas dan kemudahan layanan kepada para muzaki.

Sejumlah upaya seperti penguatan layanan digital dilakukan melalui optimalisasi kanal pembayaran zakat di laman web resmi Baznas, kanal daring, serta kerja sama dengan perbankan dan penyedia layanan keuangan digital.

"Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan, khususnya bagi masyarakat di wilayah perkotaan dan generasi muda," ujar dia.

Selain itu, Baznas akan memperluas layanan jemput zakat serta membuka gerai-gerai zakat di berbagai tempat strategis, seperti pusat pembelanjaan (mal) untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan pendampingan langsung.

Baca Juga :
Masih Punya Utang Puasa? Simak Hukum Puasa Qadha Setelah Nisfu Syaban
Tips Menyiapkan Kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri Sejak Dini
Pembangunan Masjid Negara IKN Capai 98,4%, Basuki Sebut Bisa Digunakan saat Ramadhan

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo Pakai 90 Ribu Hektare Lahan Pribadi untuk Konservasi Gajah di Aceh
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Curi Uang di Kotak Amal Musala, Pencuri Terekam CCTV
• 29 menit lalukompas.tv
thumb
Alwi Shihab Sebut Prabowo Jamin Komitmen RI di Dewan Perdamaian: Langsung Keluar jika Tak Sejalan
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Polling: Kamu Menyimpan Telur di Kulkas atau Ruangan Terbuka?
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Desa Nanggerang Apresiasi Bantuan Mainan Edukatif MNC Peduli: Tambah Motivasi Anak
• 1 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.