Waspadai Virus Nipah, Bandara Lombok Perketat Pemeriksaan Penumpang

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, DENPASAR – Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok meningkatkan pengawasan terhadap penumpang datang imbas adanya kasus virus Nipah. 

Aidhil Philip Julian, General Manager BIZAM, menjelaskan peningkatan pengawasan dilaksanakan secara intensif melalui koordinasi dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Mataram. 

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Bizam telah mengoperasikan 2 unit thermal scanner yang dipasang masing-masing di area kedatangan domestik dan kedatangan internasional, guna memantau suhu tubuh seluruh penumpang yang baru tiba di bandara.

Khusus bagi penumpang internasional, setibanya di Bandara juga diwajibkan untuk mengisi aplikasi All Indonesia Satu Sehat Health Pass.

Aplikasi ini digunakan untuk memperoleh informasi kesehatan dan riwayat perjalanan penumpang sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi risiko penularan penyakit. 

"Kami senantiasa berkoordinasi dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan serta instansi terkait lainnya untuk mengantisipasi potensi masuknya virus Nipah," kata Aidhil dikutip dari keterangan pers, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga

  • Apa Itu Virus Nipah? Ini Gejala, Penularan, dan Cara Pencegahannya
  • Ancaman Virus Nipah, Akademisi Ingatkan Masyarakat dan Tenaga Kesehatan untuk Waspada
  • Seberapa Mematikan Virus Nipah? Ini Tingkat Fatalitas dan Faktor Risikonya

Sejak pandemi Covid-19, pengawasan terhadap penumpang pesawat udara di BIZAM telah diterapkan secara ketat dan berlapis. Dengan adanya laporan penyebaran virus Nipah, langkah pengawasan tersebut semakin diperkuat sebagai bentuk kewaspadaan dini.

Penguatan pengawasan ini merupakan langkah preventif agar potensi penyebaran virus Nipah dapat dicegah sejak dini, mengingat Bandara Lombok merupakan pintu gerbang utama masuknya pelaku perjalanan ke NTB melalui jalur udara.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keberadaan rute penerbangan internasional di Bandara menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaan pengawasan kesehatan penumpang. 

"Bersama Balai Kekarantinaan Kesehatan, kami terus meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap pelaku perjalanan, terutama yang berasal dari luar negeri," ujar Aidhil.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ekskavator Lepas dari Truk di Sitinjau Lauik, Penumpang Panik Berhamburan
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Link Live Streaming Piala Liga Inggris: Man City vs Newcastle United
• 17 jam lalugenpi.co
thumb
7 Gejala Kanker yang Bisa Diwaspadai Sejak Dini Namun Sering Terlewatkan
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK
• 21 jam lalusuara.com
thumb
Sambut POJK 35/2025, BRI Finance Terapkan Pembiayaan DP 0% Berbasis Manajemen Risiko
• 1 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.