CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Kabar baik bagi warga Barombong yang sering menggunakan jembatan Kaccia.
Jembatan kayu yang kerap membahayakan warga tersebut dalam waktu dekat akan dibangun.
Pembangunan jembatan ini sebagai respon Pemerintah Kota Makassar akan aspirasi masyarakat yang selama bertahun-tahun dikeluhkan warga karena kondisinya yang sudah tidak layak
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang meninjau kondisi jembatan pada Kamis (5/2/2026), di tengah cuaca ekstrem yang melanda Kota Makassar.
Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, serta Camat Tamalate, Appi sapaan akrab Munafri Arifuddin melihat kondisi jembatan kayu penghubung RW 06 dan RW 09 yang telah lapuk dan rawan roboh.
“Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan percepatan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan warga,” ujar Appi.
Ia menegaskan, jembatan tersebut merupakan akses vital yang setiap hari digunakan warga, termasuk anak-anak sekolah menuju SMA Negeri 20 Makassar. Karena itu, Pemkot Makassar menetapkan pembangunan Jembatan Kaccia sebagai prioritas dan dijadwalkan mulai dikerjakan pada Maret 2026.
“Ini adalah jembatan yang setiap hari dilalui anak-anak sekolah dan warga. Kondisinya sudah sangat tidak layak, sehingga harus segera ditangani perbaikan,” tegasnya.
Munafri juga memastikan anggaran pembangunan jembatan telah masuk dalam perencanaan sejak tahun lalu.
“Anggaran jembatan ini sudah masuk dalam perencanaan sejak tahun lalu dan insya Allah tahun ini akan segera dikerjakan,” tambahnya.
Selama ini, warga harus melintasi jembatan dengan penuh kehati-hatian, terutama saat hujan ketika debit air sungai meningkat. Lokasi jembatan berada di ujung Kelurahan Barombong, berbatasan langsung dengan wilayah Kejenjeng, Kanjilo, dan Kabupaten Gowa.
Dalam peninjauan tersebut, Appi bahkan berjalan kaki sekitar 200 meter dan meniti jembatan sepanjang kurang lebih 20 meter untuk merasakan langsung kondisi yang dihadapi warga.
Selain jembatan, Appi juga menyoroti kondisi jalan lingkungan, bantaran sungai, serta minimnya penerangan jalan umum di kawasan tersebut. Menurutnya, penerangan jalan sangat penting untuk menunjang aktivitas warga sekaligus meningkatkan rasa aman di malam hari.
“Kami hadir melayani warga. Peninjauan ini menjadi dasar percepatan pembangunan agar segera ditindaklanjuti sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, memastikan pembangunan Jembatan Kaccia akan segera direalisasikan. Ia menyebutkan, anggaran sebesar Rp1.040.430.000 telah disiapkan untuk pekerjaan fisik jembatan.
“Anggaran sudah kami siapkan. Dengan pagu tersebut, pekerjaan fisik direncanakan akan dimulai dalam waktu dekat,” ujarnya.
Saat ini, Dinas PU tengah menyelesaikan tahapan administrasi dan kelengkapan dokumen pengadaan sebelum diserahkan ke Unit Layanan Pengadaan (ULP)
“Paling lambat akhir bulan ini dokumen pengadaan sudah dimasukkan ke ULP. Target kami, bulan Maret sudah mulai pembangunan,” tegas Zuhaelsi.
Pembangunan Jembatan Kaccia diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah, menjamin keselamatan pengguna, serta mendukung aktivitas sosial dan pendidikan masyarakat di Kelurahan Barombong dan sekitarnya.




