Terima Audiensi MTCI, Wapres Gibran Dorong Kurikulum Robotik Masuk SLB dan Pesantren

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima audiensi jajaran Masyarakat Teknologi Cerdas Indonesia (MTCI) di Istana Wapres, Jakarta, Kamis (5/2).

Dalam pertemuan tersebut terungkap komitmen pemerintah tancap gas merumuskan masa depan pendidikan berbasis teknologi di tanah air.

Hal ini menjadi sinyal kuat percepatan transformasi digital yang tidak hanya canggih, tapi juga inklusif.

BACA JUGA:Dino Patti Djalal: Tak Ada Opsi Lain Selain Board of Peace, Langkah Prabowo Realistis

Di antara fokus utama diskusinya, penguatan ekosistem teknologi nasional melalui pengajaran robotik, coding, dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sejak dini.

Langkah ini merupakan pengejawantahan arahan Presiden Prabowo Subianto yang ingin melihat SDM Indonesia kompetitif di level global.

"Wapres menerima dan mendiskusikan masukan kami terkait pengajaran robotik dan coding bagi anak-anak, mulai dari jenjang TK hingga SMA," ungkap Ketua Umum MTCI, Jully Tjindrawan.

Salah satu poin paling menarik dalam audiensi tersebut adalah penekanan Wapres Gibran agar pendidikan teknologi tidak bersifat eksklusif.

Mantan Wali Kota Solo itu meminta agar kurikulum masa depan ini menjangkau sektor yang selama ini jarang tersentuh teknologi tinggi, yakni Sekolah Luar Biasa (SLB) dan Pesantren.

Wapres ingin setiap anak bangsa, tanpa terkecuali, memiliki akses terhadap literasi digital. "Wapres menaruh perhatian agar SLB di Indonesia juga memiliki kemampuan mengajarkan robotika. Beliau ingin pendidikan teknologi bersifat inklusif," tambah Jully.

BACA JUGA:Rute MRT Kembangan-Balaraja Masuk Tahap Kajian, Barat Jakarta-Banten Siap Terhubung

Dalam pertemuan maraton tersebut, MTCI menyodorkan rekomendasi pentingnya standarisasi kurikulum robotik nasional.

Tujuannya, agar kualitas pengajaran di satu daerah dengan daerah lain tidak timpang. Selain itu, muncul gagasan strategis mengenai pembentukan pusat pengembangan teknologi terpadu.

Wapres Gibran disebut sangat terbuka terhadap ide pembentukan AI Hub. Pusat keunggulan ini diharapkan menjadi jangkar bagi ekosistem inovasi, startup, serta penguatan talenta digital di Indonesia.

Dengan adanya wadah ini, sosialisasi kurikulum standar dan riset AI bisa dilakukan secara berkelanjutan.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Heboh Logo NU Diedit Jadi ‘Netanyahu United’, Polda Metro: Dalam Penyelidikan!
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
UMKM Dibina BSN Capai 2.575 Unit, Sertifikasi SNI Dinilai Krusial Tingkatkan Daya Saing
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Rakornas Presiden Prabowo, Jatim Siap Jalankan Program Prioritas
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Sepanjang 2025, Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11%
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BPBD Prediksi Puncak Musim Hujan di DKI Jakarta pada Maret
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.