Angin Kencang di Sampit Sebabkan Pohon Tumbang dan Rumah Roboh

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Sampit, tvOnenews.com - Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah pohon tumbang serta kerusakan pada beberapa rumah warga, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

"Rabu kemarin angin kencang yang terjadi saat sore di Sampit membuat dua pohon tumbang, satu atap rumah rusak, bahkan satu rumah roboh," kata Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur Multazam di Sampit, Kamis (5/2/2026).

Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ada data kecepatan angin Gusty (embusan kuat) di angka 20 knot dengan rata-rata kecepatan angin 5-10 knot.

Peristiwa ini diawali hujan deras, sekitar pukul 15.30 WIB. Tak seberapa lama kemudian angin kencang melanda Sampit dan sekitarnya.

"Hasil respons cepat tim BPBD di lapangan, ada dua pohon tumbang yakni di Jalan Kenan Sandan dan (Jalan) MT Haryono," ujarnya.

Tim gabungan dibantu masyarakat bergerak cepat mengevakuasi batang pohon yang menghalangi jalan agar tidak lagi mengganggu arus lalu lintas.

Dampak lainnya dalam kejadian itu, kerusakan atap satu rumah di Kompleks Graha Pramuka Jalan Pramuka Kelurahan Sawahan.

Tim memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, karena rumah tersebut memang tidak ada penghuni karena bekerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Dampak lainnya peristiwa itu, satu rumah semi permanen di Jalan Madiun Ngawi, Kelurahan Sawahan roboh. Rumah yang dihuni dua kepala keluarga, yaitu Zainal dan Hamid beserta keluarganya itu, ambruk nyaris rata dengan tanah setelah dihantam angin kencang.

Saat dihantam angin kencang, rumah berukuran 12x7 meter persegi itu, terasa bergerak. Para penghuni rumah bergegas keluar rumah. Tidak seberapa lama kemudian rumah itu roboh.

Pihak keluarga menyatakan bersyukur karena nyawa mereka selamat, meski rumah mereka hancur. Kerugian diperkirakan mencapai Rp50 juta akibat rumah dan peralatan di dalamnya hancur.

"Untuk sementara penghuni rumah mengungsi ke rumah saudaranya di Jalan Kapten Mulyono," ujar Multazam yang bersama timnya telah mendatangi lokasi untuk menemui pihak keluarga. (frd/ant)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tinjau Lokasi Jembatan Kaccia di Barombong, Wali Kota Makassar Munafri Pastikan Pembangunan Dimulai Maret 2026
• 4 jam laluterkini.id
thumb
Prabowo Akan Lantik Juda Agung Sebagai Wakil Menteri Keuangan
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Wuling Eksion Curi Perhatian di IIMS 2026
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Ketua MK Ingatkan Hakim Harus Jaga Integritas: Sesama Kolega Akan Ingatkan
• 7 menit lalukumparan.com
thumb
Transfer BRI Super League: Pemain Baru Datang, Arema FC Lepas Odivan Koerich
• 18 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.