Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Suhartoyo, mengingatkan kepada jajaran hakim konstitusi untuk menjaga integritas. Sesama hakim juga mesti saling mengingatkan satu sama lain.
Hal ini disampaikan Suhartoyo saat menghadiri proses pengucapan sumpah Adies Kadir sebagai hakim MK di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2).
"Oh saya kira secara umum bahwa Hakim MK selalu menjaga integritas, saya kira tidak yang baru, yang lama saja selalu konsisten seperti itu, apalagi yang baru," kata Suhartoyo.
"Tapi mungkin sesama kolega juga akan mengingatkan," sambung dia.
Di sisi lain, Suhartoyo juga disinggung masalah Adies Kadir yang merupakan mantan politikus Golkar. Dia mengatakan, Adies bisa saja tak ikut menyidangkan perkara yang melibatkan Golkar.
Sebab, menurut Suhartoyo, sebagai hakim MK mesti bersikap independen.
"Seharusnya dengan beliau pernah menyatakan mundur dari partisipan itu seharusnya sudah bagaimana memposisikan sebagai hakim MK dan hakim pada umumnya kan. Harus independen, mandiri, tidak lagi terafiliasi di mana-mana, ke konstitusi, hukum, dan keadilan," jelas dia.
Hari ini, Adies Kadir resmi menjadi hakim MK setelah membacakan sumpah di depan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta. Adies jadi hakim MK menggantikan Arief Hidayat yang pensiun.
Adies Kadir merupakan hakim MK perwakilan dari DPR. Adies sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua DPR.





