Rupiah Melemah ke Rp16.805 Per Dolar AS Seiring Data Ekonomi AS yang Kuat

suarasurabaya.net
5 jam lalu
Cover Berita

Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Kamis (5/2/2026), bergerak melemah 28 poin atau 0,17 persen menjadi Rp16.805 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.777 per dolar AS.

Rully Nova Analis Bank Woori Saudara mengatakan pelemahan rupiah itu dipengaruhi data ekonomi AS yang kuat.

“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan melemah di kisaran Rp16.770-Rp16.820 per dolar AS, dipengaruhi oleh global penguatan index dollar sejalan dengan data ekonomi AS yang kuat,” katanya seperti dikutip Antara.

Mengutip Anadolu, data ADP tentang jumlah tenaga kerja nonpertanian swasta meningkat 22 ribu pada Januari 2026, walaupun di bawah ekspektasi pasar sebesar 46 ribu.

Sebelumnya, pada 2025, pemberi kerja hanya menambah 398 ribu pekerjaan, menurun dari 771 ribu pada tahun 2024.

Melihat sentimen domestik, pelaku pasar disebut masih menunggu data ekonomi Indonesia.

“Pelaku pasar masih menunggu data pertumbuhan ekonomi yang akan diumumkan BPS (Badan Pusat Statistik (BPS) siang ini,” ujar Rully. (ant/bil/ipg)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Nyeri di Area Intim Pria, Normal atau Perlu Waspada?
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Anakan Badak Jawa Terekam di Taman Nasional Ujung Kulon
• 23 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pemkab Sidoarjo Kebut Perbaikan 16 Ruas Jalan Pekan Ini
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Besok, Danantara Groundbreaking Enam Proyek Hilirisasi
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Sore Ini, Adies Kadir Terjadwal Ucapkan Sumpah Jabatan Hakim Konstitusi di Istana Negara
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.