Kasus Anak Mengakhiri Hidup di NTT, Mensesneg Ingatkan Kepala Desa Proaktif Pantau Kelompok Rentan

kompas.tv
7 jam lalu
Cover Berita
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan di sela agenda Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). (Sumber: ANTARA/Fathur Rochman)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi meminta jajaran pemerintah daerah, termasuk kepala desa dan dusun, aktif memantau kondisi warganya, terutama masyarakat yang termasuk dalam kelompok rentan.

Hal tersebut disampaikan Prasetyo Hadi menanggapi peristiwa anak SD mengakhiri hidup di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Prasetyo yang juga menjabat sebagai juru bicara presiden menegaskan kasus ini tidak boleh terulang.

"Kepala desa atau kepala dusun yang terus-menerus melakukan monitoring, dan melaporkan manakala ada warganya yang belum termasuk, atau belum tercatat sebagai penerima manfaat dari program-program pemerintah," kata Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan, Rabu (4/2/2026) malam.

Baca Juga: Siswa SD Meninggal di NTT, Menteri PPPA Dorong Pemda Konsisten Terapkan Kebijakan Kota Layak Anak

Prasetyo menyatakan pemerintah pusat pun sedang membahas bagaimana kasus di NTT tidak terulang. Menurutnya, intervensi pemerintah semestinya mencapai seluruh lapisan masyarakat.

Politikus Partai Gerindra itu menyebut dirinya telah bekoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengenai kasus di NTT.

"Kami memastikan kalau pun belum bisa kita berdayakan secara mandiri, tetapi kehadiran atau intervensi pemerintah harus kita pastikan untuk menyentuh ke seluruh lapisan terutama yang paling bawah sehingga kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang kembali," kata Prasetyo Hadi dikutip Antara.

Lebih lanjut, Prasetyo mengatakan peristiwa tragis di NTT akan menjadi bahan evaluasi kebijakan pemerintah untuk penghapusan kemiskinan.

"Ini bagian dari yang harus kita evaluasi secara menyeluruh, masalah pendataan, masalah laporan, termasuk kepedulian sosial kita," katanya.

Sebelumnya, seorang siswa SD berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada, mengakhiri hidup dengan meninggalkan surat untuk ibunya,

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • prasetyo hadi
  • anak mengakhiri hidup
  • anak bunuh diri
  • menteri sekretaris negara
  • ntt
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Banjir Jabodetabek Belum Surut, 17 RT dan 2 Jalan di Jakarta Masih Tergenang, BMKG Keluarkan Peringatan Awas
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Virgoun Tak Batasi Inara Rusli Ketemu Anak-anaknya, Eva Manurung: Harus dalam Pantauan
• 5 jam lalugrid.id
thumb
BPS Banten: Ekonomi Banten Tahun 2025 Tumbuh 5,37 Persen
• 5 jam laludetik.com
thumb
Bingungnya Dinas LH Jakarta Menyusuri Bau RDF Rorotan
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Suspensi Berakhir, Saham VISI dan TIRT Kompak Huni Papan FCA
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.