Riset Kesehatan Astronaut dan Satelit Pelajar Global Warnai Aktivitas ISS

mediaindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita

AKTIVITAS di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) semakin intensif pada Selasa waktu setempat. Para awak Ekspedisi 74 memfokuskan agenda mereka pada dua misi utama, penelitian biomedis untuk menjaga kesehatan kru dan peluncuran satelit mini (CubeSat) untuk tujuan edukasi global.

Salah satu fokus utama adalah studi kesehatan jangka panjang bernama CIPHER. Insinyur Penerbangan NASA, Chris Williams, menghabiskan sebagian besar shift kerjanya untuk memproses sampel tubuh. Ia mengumpulkan dan menyimpan sampel urine ke dalam freezer sains untuk analisis lebih lanjut.

Investigasi penelitian manusia ini sangat krusial karena mengamati berbagai parameter fisiologis dan psikologis sebelum, selama, dan sesudah penerbangan luar angkasa. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana tubuh manusia beradaptasi dengan kondisi tanpa bobot. Wawasan medis ini nantinya akan digunakan dokter untuk memastikan kru tetap sehat saat menjalankan misi perjalanan yang lebih jauh dari Bumi di masa depan.

Baca juga : NASA Setujui Misi Astronot Swasta Axiom Ax-5 ke ISS Tahun 2027

Kolaborasi Global lewat CubeSat

Selain riset kesehatan, ISS juga menjadi panggung bagi inovasi pelajar dunia. Melalui jendela cupola, Williams memantau peluncuran sejumlah CubeSat dari modul laboratorium Kibo menggunakan alat peluncur orbital satelit kecil.

Satelit seukuran kotak sepatu ini merupakan buah karya mahasiswa dari lima negara, yaitu Meksiko, Italia, Thailand, Malaysia, dan Jepang. Satelit-satelit tersebut dirancang untuk melakukan serangkaian observasi Bumi serta demonstrasi teknologi di orbit.

Persiapan Misi SpaceX Crew-12

Di sela-sela eksperimen, Williams juga mulai mempelajari prosedur pemantauan untuk misi SpaceX Crew-12. Pesawat luar angkasa Dragon yang membawa misi tersebut ditargetkan meluncur paling cepat pada 11 Februari dari Cape Canaveral, Florida. Sebagai persiapan, awak juga mulai mengemas hasil eksperimen sains dan perangkat keras ke dalam pesawat Dragon yang sedang berlabuh di modul Harmony untuk dibawa kembali ke Bumi.

Pemeliharaan Rutin Sektor Roscosmos

Sementara itu, di segmen Rusia, Insinyur Penerbangan Sergei Mikaev dan Komandan Stasiun Sergey Kud-Sverchkov fokus pada pemeliharaan infrastruktur. Mikaev mengganti kontroler baterai di modul sains Nauka untuk memastikan sistem kelistrikan tetap stabil, serta memindahkan pasokan logistik dari kapal kargo Progress 92.

Di sisi lain, Kud-Sverchkov melakukan inventarisasi peralatan laboratorium dan memastikan sistem keamanan stasiun tetap prima dengan memeriksa serta membersihkan detektor asap di seluruh modul Roscosmos. Perawatan rutin ini sangat vital guna memastikan ISS tetap menjadi lingkungan yang aman bagi penelitian sains tingkat tinggi di orbit rendah Bumi. (NASA/Z-2)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tim DVI Polda Jabar Identifikasi 67 Korban Longsor Cisarua dari 92 Kantong Jenazah
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Menteri LH Tegaskan Pemda Harus Konsisten Kelola Sampah
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ogah Ikuti Tren, Audi Pertimbangkan Kurangi Layar Besar di Dashboard
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
Sidang Parlemen Malaysia Ricuh, Anwar Ibrahim Bantah Tuduhan Pengkhianatan Terkait Isu Perbatasan RI-Malaysia
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Sah! Pertamina Merger 3 Bisnis Hilir ke Subholding Downstream
• 19 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.