Sah! Pertamina Merger 3 Bisnis Hilir ke Subholding Downstream

bisnis.com
10 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) resmi menggabungkan tiga subholding hilirnya, yakni PT Pertamina Patra Niaga, PT Kilang Pertamina Internasional, dan PT Pertamina International Shipping.

Ketiga subholding tersebut digabung (merger) menjadi Subholding Downstream. Pertamina Patra Niaga (PPN) saat ini menjadi entitas penerima penggabungan.

Pertamina menyatakan penggabungan tersebut dilakukan melalui proses evaluasi yang mendalam termasuk melalui tahapan benchmarking terhadap oil company sejenis lainnya. Penyatuan ini akan menciptakan ekosistem bisnis yang berkesinambungan, mengintegrasikan proses pengolahan bahan bakar di kilang, distribusi energi ke seluruh wilayah Indonesia, hingga pemasaran produk yang memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dengan terintegrasinya rantai pasok hilir, Pertamina memastikan ketersediaan energi (availability) yang lebih andal, aksesibilitas (accessibility) yang menjangkau seluruh pelosok negeri, produk energi yang memenuhi kebutuhan masyarakat dan lingkungan (acceptability), serta harga yang kompetitif (affordability). Selain itu, integrasi ini mempercepat transisi energi melalui pengembangan portofolio bahan bakar rendah karbon (sustainability).

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menuturkan, integrasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat kepastian pasokan energi nasional, serta meningkatkan daya saing Perusahaan. Dengan sistem yang terintegrasi, koordinasi antarfungsi berjalan lebih cepat, pengambilan keputusan lebih efektif, dan investasi yang lebih optimal.

“Di tengah perubahan geopolitik, tuntutan transisi energi, dan persaingan global yang semakin ketat. Indonesia membutuhkan Pertamina yang lincah, kuat, dan terintegrasi. Ketika kilang, distribusi, dan logistik serta pemasaran bekerja sebagai satu sistem, kita dapat menghilangkan redundansi, mempercepat layanan, dan menghadirkan pasokan energi yang andal dari Sabang sampai Merauke,” ujar Simon melalui keterangan resminya, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga

  • Beredar Daftar Direksi Subholding Downstream Pertamina, Mars Ega Dirut
  • Mega Satria Ditunjuk jadi Direktur Keuangan Pertamina
  • Pertamina Target Merger 3 Subholding Hilir Rampung 1 Februari 2026

Melalui Subholding Downstream, Pertamina menargetkan transformasi dalam lini bisnisnya, khususnya yang terkait dengan peningkatan pelayanan ke masyarakat.

Simon memastikan integrasi yang dilakukan tidak akan mengganggu pelayanan terhadap masyarakat maupun terhadap mitra bisnis dan pekerja. Sebaliknya, integrasi ini menargetkan penyediaan energi yang semakin andal untuk masyarakat melalui peningkatan kolaborasi lintas divisi serta memberikan dampak yang lebih besar bagi bangsa dan generasi mendatang.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menambahkan bahwa langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pertamina dalam mengimplementasikan Asta Cita swasembada energi.

"Integrasi bisnis hilir berlaku per 1 Februari 2026, ini bukan sekadar perubahan organisasi, melainkan upaya penguatan fondasi untuk menjadikan Pertamina sebagai soko guru bangsa dalam penyediaan energi. Dengan proses bisnis yang lebih efisien dan terintegrasi, kami memastikan pelayanan energi kepada masyarakat Indonesia semakin optimal dan tangguh dalam menghadapi tantangan global," kata Baron.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
VKTR Perkuat Kolaborasi dengan Mitra, Pasok Bus Transjakarta hingga Industri
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Suami Bakar Istri di Padang Lawas Utara, Emosi karena Sering Ajak Cerai
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Kabar Duka, Ayah dari Apoy Gitaris Band Wali Meninggal Dunia
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Sibuknya KPK di Awal Tahun 2026
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo
• 8 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.