Grid. ID – Presenter sekaligus komedian kondang, Ferdinan Sule membantah anggapan yang menyebut anak-anaknya tidak peduli terhadap Bintang di tengah polemik penetapan ahli waris yang ramai diperbincangkan. Sule menegaskan bahwa Rizky Febian (Iky) dan Putri Delina justru telah menunjukkan kepedulian dengan membiayai kebutuhan Bintang selama berbulan-bulan.
Sule mengaku heran dengan tudingan netizen yang menyudutkan anak-anaknya, terutama Putri Delina, seolah tidak memiliki empati terhadap Bintang. Menurutnya, anggapan tersebut tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan.
“Netizen ada yang bilang Putri nggak sayang. Itu menurut saya tolol semua. Selama tujuh bulan Putri membiayai adik tirinya, adik tiri lho ini,” ujar Sule dikutip melalui tayangan Youtube Reyben Entertainment, Kamis (5/2/2026).
Ia menambahkan, selain Putri Delina, Rizky Febian juga turut membantu memenuhi kebutuhan Bintang. Mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga keperluan penting lainnya, termasuk saat momen Lebaran.
“Setiap saat, nggak ada popok, nggak ada apa, mereka yang ngurus. Kurang baik apa?” katanya.
Sule menegaskan bahwa secara hukum maupun tanggung jawab, kewajiban utama mengurus dan menghidupi Bintang berada pada ayah kandungnya. Namun demikian, anak-anaknya tetap memilih membantu atas dasar kemanusiaan, bukan kewajiban.
“Yang punya tanggung jawab itu bapaknya. Tapi anak-anak saya tetap mengurus secara manusia,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sule menyayangkan sikap yang dinilainya justru memanfaatkan kondisi tersebut. Ia menilai kepedulian anak-anaknya kerap disalahartikan dan malah menjadi sasaran tudingan negatif.
“Karena kita terlalu baik, jadinya ngeyel. Bisa jadi dimanfaatkan,” ucap Sule.
Sule pun meminta publik untuk tidak terus menyerang anak-anaknya yang menurutnya tidak bersalah dalam polemik ini. Ia menegaskan dirinya hanya berbicara di media untuk mewakili dan melindungi kepentingan anak-anaknya.
“Saya cuma mewakili anak-anak saya saja berbicara di media,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Sule berharap polemik ini dapat diselesaikan melalui jalur mediasi dan hukum tanpa terus menyeret anak-anaknya ke dalam konflik yang berkepanjangan. (*)
Artikel Asli


