Pertama dalam Sejarah RI! PDB per Kapita Tembus US$5.000, Apa Artinya?

cnbcindonesia.com
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, CNBC Indonesia - Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita Indonesia akhirnya mampu menembus US$ 5.083,4 per tahun pada 2025. Level ini membawa Indonesia ke dalam milestone baru dan berarti besar bagi sebuah negara yang memiliki standar hidup yang lebih baik.
PDB per kapita sebesar US$ 5.000 juga menjadi penting bagi investor yang akan berinvestasi di Indonesia. Pasalnya, mereka memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan usaha di Indonesia, terutama sektor consumer goods.

Begitu pentingya milestone US$ 5.000 sampai ada istilah "ekonomi sebuah negara dimulai saat PDB per kapita US$ 5.000".



DataBadan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan PDB per kapita di Indonesia per akhir 2025 mencapai PDB per kapita mencapai US$5.083,4 setarad Engan Rp 83,7 juta per tahun.

Sebelumnya, pada Mei 2024, Executive Director JP Morgan Sekuritas Indonesia, Henry Wibowo, kepada CNBC Indonesia, mengatakan PDB kita akan di atas US$ 5.000. Ini adalah milestone yang penting.

"PDB kita akan di atas US$ 5.000. Ini adalah milestone yang penting. Kalau PDB per kapita US$ 5.000 sudah memiliki penghasilan lebih membeli kebutuhan tersier. Tidak lagi hanya membeli kebutuhan pokok," tuturnya.


Dia menambahkan dengan adanya penghasilan lebih untuk membeli kebutuhan tersier maka investasi terkait kebutuhan tersier diharapkan akan meningkat. Termasuk di antaranya adalah consumer goods dan sektor keuangan. Kondisi ini akan memicu investor masuk ke Indonesia secara signifikan.

Menurutnya, Indonesia akan sangat menarik di mata investor.

"Kalau PDB per kapita US$ 3.000-4.000 buat makan. Kita tuh pas-pasan. Kalau US$ 5.000, hitung-hitungannya sudah ada yang bisa disisihkan," imbuh Henry.

Henry berharap ekonomi Indonesia mampu tumbuh konsisten seperti China saat memasuki PDB per kapita US$ 5.000.

Data Bank Dunia menunjukkan China mulai memasuki PDB per kapita di atAs US$ 5.000 pada 2011. Setelah itu, China konsisten mencatatkan pertumbuhan ekonomi di atas double digit selama empat tahun beruntun rata-rata sebesar 7,36% pada 2011-2019.

Sebagai catatan, negara-negara besar di ASEAN hampir semuanya sudah menyentuh milestone PDB per kapita di atas US$ 5.000. Singapura mencapai milestone tersebut pada 1980 dan kini sudah menembus US$ 8.2807,63.

Baca: Ekonomi RI Mampu Tumbuh 5,11% di 2025, Ini Penyebabnya!



Thailand menembus level PDB per kapita US$ 5.000 pada 2011 dan kini ada di level US$ 6.909,96. Malaysia menyentuh milestone US$ 5.000 pada 2005 dan sekarang mencapai US$ 11.993,19.

Vietnam menyentuh level PDB per kapita pada 2025 dengan mencapai US% 5.026.

Bank Dunia mengkelompokan sebuah negara berdasarkna PDB per kapita. Klasifikasinya sebagai berikut:

1. Negara pendapatan rendah memiliki pendapatan per kapita US$1.135 ke bawah

2. Negara pendapatan menengah bawah yakni mereka yang memiliki pendapatan per kapita US$1.146-4.465

3. Negara pendapatan menengah atas memiliki pendapatan per kapita US$4.466-13.845

4.Negara pendapatan tinggi adalah negara yang memiliki pendapatan per kapita di atas US$13.845

(mae/mae)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
11 Tahun Bermasalah, Adminduk Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri Akhirnya Beres
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Suami di Blitar Bunuh Istri Gegara Tak Disiapkan Makan dan Kopi
• 11 jam laludetik.com
thumb
BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem hingga April
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Mantan Direktur Penyidikan dan Penindakan Bea Cukai Terjaring OTT KPK!
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
Pemkab Padang Pariaman minta Semen Padang bantu pemulihan pascabencana
• 2 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.