KOMPAS.TV - Berawal pada 2015, anggota Brimob Polda Gorontalo, Ipda Arifin Mahajani, merintis usaha arang briket di Kabupaten Gorontalo.
Di luar jam dinas sebagai aparat kepolisian, Ipda Arifin awalnya hanya menekuni pekerjaan sebagai pembakar arang selama satu tahun sebelum akhirnya mengembangkan usaha arang briket.
Tempurung kelapa menjadi bahan dasar pembuatan arang briket. Arang yang dibeli dari petani terlebih dahulu dijemur hingga kering.
Setelah itu, tempurung kelapa dibakar dengan proses yang memerlukan kehati-hatian, karena api tidak boleh membesar. Jika api terlalu besar, seluruh tempurung dapat hangus dan berubah menjadi abu.
Dari proses pembakaran tersebut dihasilkan dua jenis arang, yakni arang karbon dan arang briket. Arang karbon umumnya digunakan untuk penjernihan air dan kebutuhan pertambangan, sementara arang briket banyak dimanfaatkan untuk pembakaran tanpa asap.
#gorontalo #polisi #arangbriket
Baca Juga: Sensasi Pemandian Air Panas di Bangka Belitung Jadi Destinasi Wisata Favorit | KOMPAS SIANG
Penulis : Jocelyn-Valencia
Sumber : Kompas TV
- polisi
- arang briket
- kerajinan
- gorontalo





